Jenis-jenis Lingkungan Kerja (skripsi dan tesis)

Lingkungan kerja di dalam perusahaan sangat penting untuk diperhatikan
oleh pemimpin, karena lingkungan kerja yang baik mempunyai pengaruh terhadap
efisiensi dan efektivitas dalam perusahaan. Siagian (2014: 57) menyatakan bahwa
secara garis besar, lingkungan kerja terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu :
A. Lingkungan Kerja Fisik
Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan berbentuk fisik yang
terdapat di sekitar tempat kerja dan dapat mempengaruhi karyawan. Ada
beberapa kondisi fisik dari tempat kerja yang baik yaitu :
1) Bangunan tempat kerja disamping menarik untuk dipandang juga
dibangun dengan pertimbangan keselamatan kerja.
2) Tersedianya peralatan kerja yang memadai.
3) Tersedianya tempat istirahat untuk melepas lelah, seperti kafetaria baik
dalam lingkungan perusahaan atau sekitarnya yang mudah dicapai
karyawan.
4) Tersedianya tempat ibadah keagamaan seperti masjid dan musholla
untuk karyawan.
5) Tersedianya sarana angkutan, baik yang diperuntukkan karyawan
maupun angkutan umum yang nyaman, murah dan mudah diperoleh.
B. Lingkungan Kerja Non Fisik
Lingkungan kerja non fisik adalah lingkungan kerja yang
menyenangkan dalam arti terciptanya hubungan kerja yang harmonis
antara karyawan dan atasan, karena pada hakikatnya manusia dalam
bekerja tidak hanya mencari uang saja, akan tetapi bekerja merupakan
bentuk aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan kepuasan.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja fisik
merupakan keadaan berbentuk fisik yang mencakup setiap hal mengenai fasilitas
organisasi yang dapat mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan pekerjaan.
Sedangkan lingkungan kerja non fisik merupakan keadaan di sekitar tempat kerja
yang bersifat non fisik. Lingkungan kerja non fisik tidak dapat ditangkap oleh
panca indera manusia, namun dapat dirasakan oleh perasaan misalnya, hubungan
antara karyawan dengan pimpinan.