Konsekuensi Regulasi Emosi (skripsi dan tesis)

Adapun konsekuensi dari regulasi
emosi menurut Gross (2002) yaitu:
a. Konsekuensi afektif:
1. Cognitive reappraisal mengurangi
pengalaman dan ekspresi
perilaku dari emosi negatif tanpa
melibatkan atau meningkatkan
aktivasi dari respon fisiologis.
2. Suppression mengurangi ekspresi
perilaku dari emosi negatif tetapi
tidak menurunkan pengalaman
subjektif dari emosi.
b. Konsekuensi kognitif:
1. Cognitive Reappraisal tidak
membutuhkan regulasi diri yang terusmenerus atau berkelanjutan.
2. Suppression membutuhkan selfawareness dan regulasi diri selama
proses penekanan dilakukan sehingga
mengurangi kemampuan kognitif dalam
mengingat kembali peristiwa yang
terjadi ketika dilakukan penekanan.
c. Konsekuensi sosial
1. Cognitive reappraisal memiliki
konsekuensi yang lebih positif
dibandingkan dengan suppression
karena cognitive reappraisal
mengurangi pengalaman emosi negatif
dan ketika meningkatkan emosi positif.
2. Suppression memiliki konsekuensi
sosial yang negatif, karena gagal
menyerap informasi yang dibutuhkan,
gagal dalam merespon dengan tepat
terhadap orang lain dan juga kelihatan
menghindar sehingga mengganggu
interaksi sosial.