Aspek-aspek Regulasi Emosi (skripsi dan tesis)

Adapun aspek-aspek dari regulasi emosi menurut Gross dan John (2003) terbagi
menjadi dua aspek yaitu :
a. cognitive reappraisal (penilaian kembali kognitif)
cognitive reappraisal (penilaian kembali kognitif) adalah bentuk perubahan
kognitif yang melibatkan menafsirkan situasi yang berpotensi memunculkan
emosi dengan cara yang mengubah dampak emosional. Sebagai contoh,
selama wawancara penerimaan siswa baru, orang mungkin melihat bagai
mana cara seseorang menerima dan memberi kesempatan untuk mengetahui
berapa banyak yang suka dengan sekolah, bukan sebagai ujian untuk
menentukan seseorang layak masuk ke sekolah tersebut.
b. expressive suppression (penekanan ekspresif).
expressive suppression (penekanan ekspresif) adalah bentuk modulasi respon
yang melibatkan menghambat berkelanjutan perilaku emosi ekspresif.
Misalnya, orang mungkin menjaga wajah poker sambil memegang lengan
besar selama permainan kartu.
Di pihak lain Thompson (dalam Kostiuk & Gregory, 2002) menguraikan
aspek regulasi emosi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Pengetahuan
Yaitu kemampuan ini berhubungan dengan bagaimana individu tersebut
membuat suatu penetapan akan langkah apa yang digunakan untuk menghadapi
segala bentuk emosi dan pikirannya ( Garber & Dodge, 2004) sehingga dengan
lebih jelas memantau emosi yang sedang dihadapi
2. Penilaian
Individu memberikan penilaian baik itu positif dan negatif atas segala
peristiwa yang dihadapi sesuai dengan pengrtahuan yang dimilikinya dan
bagaimana menggunakan pengetahuannya tersebut untuk menghasilkan apa yang
menjadi harapannya.
3. Pengubahan
Yaitu perubahan emosi ke arah yang lebih baik dengan mengubah pengaruh
negatif yang masuk menjadi suatu dorongan dalam diri individu agar menjadi
motivasi perubahan ke arah yang positif, dan kemudian diterapkan dalam perilaku
atas respon yang dipilihnya.
Berdasarkan aspek-aspek regulasi emosi di atas dapat disimpulkan bahwa
secara garis besar aspek-aspek regulasi emosi terdiri dari dapat mengatur emosi
dengan baik yaitu emosi negative atau positif,dapat mengendaliakan emmosi
secara sadar, mudah dan otomatis, dapat menguasai situasi stres yang menekan
akibat dari masalah yang dihadapinya. Peneliti memilih aspek tersebut karena
peneliti menganggap aspek-aspek regulasi emosi yang dikemukakan oleh Gross
tersebut memiliki keselarasan dengan unsur –unsur dalam menari.