Goleman (2013) mengemukakan bahwa kecerdasan emosional dapat
diamati melalui indikator kesadaran diri, pengaturan diri, kesadaran sosial, serta
keterampilan sosial, lebih jelasnya diuraikan sebagai berikut:
1. Kesadaran diri (Self awareness) adalah mengamati diri dan mengenali
perasaan-perasaan,menghimpun kosakata untuk perasaan, mengetahui
hubungan antara pikiran,perasaan, dan reaksi. Kesadaran diri merupakan
keterampilan dasar yang vital untuk ketiga kecakapan emosi:
a. Kesadaran emosi; tahu tentang bagaimana pengaruh emosi
terhadap kinerja seseorang yang dimilikinya dan kemampuan
untuk menggunakan nilai-nilai yang dimilikinya untuk
memandu pembuatan keputusan.
b. Penilaian diri sendiri; perasaan yang tulus tentang kekuatan-
kekuatan dan batas-batas pribadi seseorang, visi yang jelas
tentang mana yang perlu diperbaiki dan kemampuan belajar dari
pengalaman.
c. Percaya diri; keberanian yang berasal dari kepastian tentang
kemampuan, nilai-nilai dan tujuan
2. Pengaturan Diri (Self regulation) adalah mengendalikan emosi oleh diri
sendiri tetapi tidak hanya berarti meredam rasa tertekan atau menahan
gejolak emosi, ini juga bisa berarti dengan sengaja menghayati suatu
emosi termasuk yang tidak menyenangkan:
a. Tingkat kemampuan untuk menjaga agar emosi dan impuls yang
tidak stabil tetap terkendali
b. Tingkat kemampuan dalam mewujudkan integritas dan sikap ber
tanggung jawab dalam mengelola diri sendiri
c. Tingkat tanggung jawab dalam melaksanakan tugas
d. Tingkat kemampuan dalam menyesuaikan diri di tempat kerja
e. Tingkat kemampuan dalam menciptakan hal yang baru
3. Kesadaran sosial (Social awareness) adalah memahami perasaan orang
lain dan menerima sudut pandang orang lain, serta menghargai
perbedaan bagaimana perasaan orang lain terhadap berbagai macam hal,
peka terhadap perasaan orang lain serta lebih baik dalam mendengarkan
orang lain. Ada perbedaan terkait di antara setiap orang dalam hal
kecakapan- kecakapan untuk bekerja yang dibangun di atas dasar empati.
Empati merupakan keterampilan dasar untuk semua kecakapan sosial.
Kecakapan-kecakapan ini meliputi:
a. Memahami perasaan orang lain; mengindra perasaan-perasaan
dari perspektif orang lain, serta menunjukkan minat aktif
terhadap kepentingan-kepentingan orang lain.
b. Menghormati keberagaman; menumbuhkan kesempatan melalui
keragaman sumber daya manusia.
4. Keterampilan hubungan sosial (Social skills) adalah kepintaran dalam
menggugah tanggapan yang dikehendaki pada orang lain. Keterampilan
hubungan sosial yang makna intinya adalah seni menangani emosi orang
lain, merupakan dasar bagi beberapa kecakapan, yaitu antara lain:
a. Mengembangkan orang lain; merasakan kebutuhan
perkembangan orang lain dan berusaha menumbuhkan
kemampuan mereka.
b. Komunikasi; mengirimkan pesan secara jelas dan meyakinkan
c. Manajemen konflik; identifikasi dalam hal-hal yang berpotensi
menjadi konflik serta merundingkan dan menyelesaikan
perbedaan pendapat.
d. Kepemimpinan; Tingkat kemampuan memimpin melalui
keteladanan dalam menghadapi masalah-masalah sulit tanpa
ditunda.
Berdasarkan uraian tersebut maka kecerdasan emosional dapat diamati dari
indikator kesadaran diri, kemampuan mengatur diri sendiri, kesadaran sosial dan
keterampilan hubungan sosial.
