Menurut Bakker (2011:373) terdapat dua faktor yang
mempengaruhi work engagement, yaitu:
a. Job Resources
Job resourches diartikan sebagai aspek fisik, psikologis, sosial, dan
organisasi pada pekerjaan yang mampu mengurangi tuntutan pekerjaan
dalam kaitannya dengan pengorbanan psikologis yang diberikan oleh
karyawan dan memberikan pengaruh pada pencapaian tujuan.
b. Personal Resources
Personal resources diartikan sebagai evaluasi diri positif yang
terkait dengan ketahanan mental individu serta mengacu pula pada perasaan
individu terhadap kemampuan dirinya untuk berhasil dalam mengontrol dan
mempengaruhi lingkungannya. Karyawan memiliki ketahanan diri serta
memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan memberikan dampak baik
pada lingkungan perusahaan (Damerouti dalam Ayu, 2013). Personal
resources terdiri self-efficacy, optimism, self esteem dan resiliensi.
1) Self-Efficacy
Bandura (1997:378) mendefinisikan self-efficacy adalah keyakinan
individu mengenai kemampuan dirinya dalam melakukan tugas atau
tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil tertentu.
2) Optimism
Menurut Segerestrom (1998:122) optimisme adalah cara berpikir
yang positif dan realistis dalam memandang suatu masalah. Lopez dan
Snyder (2003:89) berpendapat bahwa optimisme adalah suatu harapan yang
ada pada individu bahwa segala sesuatu akan berjalan menuju kearah
kebaikan.
3) Self esteem
Menurut Lerner dan Spainer (1980:76) berpendapat bahwa self esteem
merupakan evaluasi seseorang terhadap dirinya sendiri secara positif dan
juga sebaliknya dapat menghargai secara negatif.
4) Resiliensi
Resiliensi adalah kemampuan seseorang untuk bertahan, bangkit, dan
menyesuaikan diri dengan kondisi yang sulit (Reivich,dkk dalam Widuri,
2012).
