Aspek dan karakteristik dalam Employee Engagement (skripsi dan tesis)

Engagement dikarakteristikkan dengan karyawan yang
memiliki komitmen terhadap organisasi tempatnya bekerja. Karyawan
dengan engagement yang tinggi merasa bersemangat dalam pekerjaan,
peduli dengan masa depan perusahaan, dan berupaya untuk mencapai
kesuksesan perusahaan (Cook, 2008; MacLeod & Clarke, 2009; May,
Gilson & Harter dalam Bakker, 2009; Perrin, 2003).
Schaufeli, Salanova, González-Romá, dan Bakker (dalam
Schaufeli & Bakker, 2003) menjelaskan tentang 3 aspek pembentuk
employee engagement, yaitu vigor, dedication, dan absorption. Ketiga
aspek ini merupakan konsep yang paling dikenal dan sering digunakan di
beberapa penelitian untuk mengukur tingkat engagement karyawan. Vigor
menggambarkan level energi dan mental resiliensi yang dimiliki seseorang
ketika bekerja. Selain itu, vigor juga menunjukkan adanya kesediaan
karyawan untuk melakukan usaha yang besar dalam menyelesaikan
pekerjaan, tidak mudah merasa lelah, dan tekun dalam melakukan
pekerjaan. Dedication menggambarkan perasaan antusias karyawan di
dalam bekerja, bangga dengan pekerjaan yang dilakukan, serta merasa
terinspirasi dan tertantang dengan pekerjaan. Absorption menggambarkan
keadaan karyawan terbenam secara total, merasa senang melakukan
pekerjaannya, dan merasa sulit untuk melepaskan diri dengan pekerjaan.
(Perrin, 2003; Schaufeli dan Bakker, 2003)