Faktor-faktor yang Mempengaruhi Investasi Piutang (skripsi dan tesis)

Menurut Sutrisno (2008) besar kecilnya dana yang diinvestasikan ke
dalam piutang dapat dipengaruhi oleh beberapan faktor, antara lain:
1. Besarnya Volume Penjualan Kredit
Volume penjualan kredit yang diberikan kepada pelanggan akan ikut
menentukan besar-kecilna investasi dalam piutang. Semakin besar volume
penjualan kredit makan akan semakin besar pula investasi dalam piutang.
Demikian sebaliknya bila volume penjualan kredit menurun makan
investasi pada piutang juga akan menurun.
2. Syarat Pembayaran
Dalam penjualan kredit selalu tertera kapan piutang tersebut jatuh tempo
dan apakah ada diskon yang diberikan. Misalnya ada syarat pembayaran
5/10-n/60, artinya bila piutang dibayar paling lambat 10 hari dari tanggal
penjualan akan diberikan diskon 5%, dan batas akhir pembayaran selama
60 hari. Semakin panjang jangka waktu kredit yang diberikan semakin
besar investasi pada piutang.
3. Ketentuan Tentang Pembatasan Kredit (plafon kredit)
Pada sistem penjualan kredit, masing-masing pelanggan akan diberikan
batas maksimal kredit yang bisa diambil (plafon kredit) untuk masingmasing pelanggan harus sama, tetapi tergantung dari besarnya usaha yang
dimiliki oleh pelanggan dan tingkat kepercayaan perusahaan kepada
pelanggan. Semakin besar plafon kredit yang diberikan untuk pelanggan
semakin besar investasi untuk piutang.
4. Kebiasaan Pembayaran dari Debitur
Seperti disebutkan di atas bahwa dalam syarat pembayaran biasanya
menawarkan diskon atau potongan bila dibayar lebih awal. Apabila
kebiasaan pelanggan dalam membayar 5 memanfaatkan masa diskon,
maka investasi pada piutang semakin kecil. tetapi bila kebiasaan
pelanggan membayar saat jatuh tempo investasi pada piutang semakin
kecil tetapi bila kebiasaan pelanggan membayar saat jatuh tempo
investasi pada piutang semakin besar
5. Kebijakan dalam Penagihan Piutang
Kebijakan dalam penagihan piutang, secara aktif maupun pasif, dapat
dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan yang menjalankan kebijakan aktif
dalam menagih piutang akan mempunyai pengeluaran dana yang lebih
besar untuk membiayai aktivitas ini, namun dapat memperkecil resiko
tidak tertagihnya piutang. Perusahaan juga berharap agar pelanggan
menyetor pembayaran hutang tepat waktu. Kebijakan ini ditempuh dengan
cara menag secara langsung atau memberi peringatan dengan mengirim
surat kepada pelanggan.
Martono dan Agus Harjito (2008) mengemukakan besarnya investasi
pada piutang yang muncul di perusahaan ditentukan oleh dua faktor. Yang
pertama adalah besarnya presentase penjualan kredit terhadap penjualan total.
Kedua adalah kebijakan penjualan kredit dan jangka waktu pengumpulan
piutang (jangka waktu penagihan piutang)