Dokumen yang Digunakan Dalam Penjualan Tunai (skripsi dan tesis)

Dokumen yang digunakan dalam penjualan tunai menurut
Mulyadi (2013:463) terdiri dari:
a. Faktur Penjualan Tunai
Dokumen ini digunakan untuk merekam berbagai informasi
yang diperlukan oleh manajemen mengenai transaksi penjualan
tunai. Jika dilihat kembali daftar informasi yang diperlukan oleh
manajemen mengenai transaksi penjualan tunai tersebut diatas,
maka formulir faktur penjualan tunai dapat digunakan untuk
merekam data mengenai nama pembeli dan alamat pembeli,
tanggal transaksi, kode dan nama barang, kuantitas, harga
satuan, jumlah harga, nama dan kode wiraniaga, otoritas
terjadinya berbagai tahap transaksi. Faktur penjualan tunai diisi
oleh fungsi penjualan yang berfungsi sebagai pengantar
pembayaran oleh pembeli kepada fungsi kas dan sebagai
dokumen sumber untuk pencatatan transaksi penjualan ke
dalam penjualan. Tembusan faktur ini dikirimkan oleh fungsi
penjualan kepada fungsi pengiriman sebagai perintah
penyerahan barang kepada pembeli yang telah melaksanakan
pembayaran harga barang ke fungsi kas. Tembusan faktur ini
juga berfungsi sebagai slip pembungkus (packing slip) yang
ditempelkan oleh fungsi pengiriman di atas pembungkus,
sebagai alat pendeteksi bungkusan barang.
b. Pita Register Kas (Cash Register Tape)
Dokumen ini dihasilkan oleh fungsi kas dengan cara
mengoprasikan mesin register kas (cash register). Pita register
kas ini merupakan bukti penerimaan kas yang dikeluarkan oleh
fungsi kas dan merupakan dokumen pendukung faktur
penjualan tunai yang dicatat dalam penjualan.