Terdapat beberapa hal yang menjadikan adanya ketimpangan antar wilayah. Salah satu penyebab adanya ketimpangan antar wilayah adalah dengan adanya perbedaan kandungan sumber daya alam pada masing – masing provinsi maka dampak yang ditimbulkan adalah pendapatan daerah yang berbeda sehingga ketimpangan antar wilayah semakin buruk. Penyebab lain terjadinya ketimpangan antar wilayah adalah kondisi demografis yang berbeda. Perbedaan demografis yang dimaksud adalah perbedaan tingkat pendidikan, tingkat kesehatan dan struktur kependudukan Dengan adanya perbedaan demografis maka akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja masyarakat pada daerah yang maju. Keadaan ini akan menimbulkan peningkatan investasi ke daerah yang maju. Begitu juga sebaliknya, apabila kondisi demografis buruk maka akan berdampak terhadap produktivitas kerja pada daerah yang terbelakang yang memberikan dampak kurangnya investasi pada daerah tersebut. Kurang lancarnya mobilitas barang dan jasa juga menjadi penyebab ketimpangan antar wilayah. Dampak yang ditimbulkan oleh penyebab ini adalah apabila kelebihan produksi suatu daerah tidak dapat diperjualbelikan ke daerah lain yang membutuhkan. Terkonsentrasinya kegiatan ekonomi di suatu wilayah dapat pula memberikan pengaruh ketimpangan antar wilayah dikarenakan pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat tumbuh di wilayah yang menjadi konsentrasi ekonomi yang besar. Dan yang terakhirnya adalah alokasi dana pembangunan. Apabila suatu daerah mendapatkan suntikan dana yang lebih besar dibanding daerah lainnya maka tingkat pertumbuhan ekonominya tumbuh lebih cepat dibanding daerah yang mendapatkan suntikan dana yang lebih kecil. Dari adanya kondisi ini maka akan mendorong proses pembangunan daerah melalui penyediaan lapangan kerja yang lebih banyak dan terjadinya pendapatan perkapita yang lebih tinggi (Sjafrizal, 2012). Berdasarkan penjelasan diatas, telah dijelaskan beberapa faktor utama yang dapat mempengaruhi ketimpangan antar wilayah. Berikut ini dijelaskan beberapa variabel yang diperkirakan mempengaruhi ketimpangan antar wilayah.
