Return Saham (skripsi dan tesis)

Return saham merupakan pendapatan yang berhak diperoleh investor
karena menginvestasikan dananya. Return memungkinkan investor untuk
membandingkan keuntungan aktual ataupun keuntungan yang diharapkan yang
disediakan oleh berbagai investasi pada tingkat pengembalian yang diinginkan.
Seorang investor yang rasional akan sangat memperhatikan hasil pengembalian
saham karena return saham merupakan salah satu indikator untuk mengetahui
keberhasilan suatu investasi (Yocelyn dan Christiawan, 2012).
Suatu tingkat pengembalian saham yang diharapkan atas investasi yang
dilakukan beberapa kelompok saham melalui suatu portofolio yang disebut return
saham. Menurut Hartono (2010) dalam Carlo (2014) menyatakan ada dua jenis
return saham, yaitu return realisasi yang merupakan return yang telah terealisasi,
yang dianalisis dengan dasar data historis, dan return ekspektasi merupakan yang
diharapkan terjadi di masa depan.
Return Realisasi merupakan return yang telah terjadi dan telah dihitung
berdasarkan data historis. Return realisasi sangat penting karena merupakan salah
satu alat pengukuran perusahaan. Return realisasi ini juga dapat digunakan dalam
penentuan return ekspketasi dan resiko di masa yang akan datang. Return
ekspektasi adalah return yang diharapkan akan diterima oleh investor di masa
yang akan datang (Alexander dan Destriana, 2013). Sedangkan expected return
adalah return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa yang akan
datang, jadi sifatnya belum terjadi. Perhitungan return ekspektasi dengan model
pasar dilakukan dengan dua tahap, yaitu: (1) Dengan membentuk model
ekspektasi dengan menggunakan data realisasi selama periode estimasi dan (2)
Menggunakan model ekspektasi ini untuk mengestimasi return ekspektasi di
periode jendela (Rosa dan Mulyani, 2013).
Return saham juga dapat diartikan sebagai dokumen surat bukti
kepemilikan suatu perusahaan. Setiap pemegang saham berhak atas bagian laba
yang dibagikan atau dividen sesuai dengan proporsi kepemilikannya, jika
perusahaan memperoleh keuntungan. Return saham dapat dibagi menjadi 2, yaitu
berupa dividen yang merupakan bagian laba perusahaan yang diterima investor
baik berupa uang tunai, saham, ataupun properti dan capital gain yang merupakan
selisih antara harga pembelian dengan harga jual (Rosa, 2002 dalam Phardono dan
Christiawan, 2004).