Dimensi Kepercayaan Merek (skripsi dan tesis)

Menurut Mcallister dalam Julius, dkk (2014:157) dimensi kepercayaan merek adalah sebagai berikut : 1. Pengalaman pribadi Kejadian yang pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb) baik yang sudah lama atau baru saja terjadi. Hal ini disebabkan oleh konsumen melakukan penilaian sebelum membeli. Karakteristik merek yang berkaitan dengan kepercayaan merek meliputi dapat diramalkan, mempunyai reputasi, dan kompeten. Contohnya: Seperti pengalaman seseorang saat mengunakan produk/barang tertentu lalu memberikan kesan-kesan tertentu tentang produk itu kepada orang lain. 2. Pengetahuan tentang perusahaan Ketika suatu entitas dipercaya oleh konsumen, maka bagian-bagian kecil dari entitas tersebut juga cenderung dipercaya oleh konsumen. Dilihat dari sudut perusahaan dan produk yang dihasilkan, perusahaan yang lebih besar merupakan entitas yang lebih besar pula, sementara merek merupakan bagian kecil. Jadi konsumen yang menaruh kepercayaan pada perusahaan maka akan menaruh pula kepercayaan pada merek produk yang dihasilkan perusahaan tersebut. c. Refrensi yang didapat dari orang lain Opini orang lain bahwa merek baik dan dapat dipercaya. Bila konsumen merasa bahwa orang lain berpendapat bahwa perusahaan yang berada dibalik merek yang dipilihnya terkenal adil dan bijaksana, konsumen tersebut akan merasa lebih aman dalam menerima dan menggunakan produk perusahaan tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, persepsi konsumen bahwa perusahaan memiliki reputasi kesetaraan sangat berkaitan erat dengan kepercayaan konsumen terhadap merek tersebut. d. Rasa hormat Integritas dari suatu perusahaan merupakan persepsi konsumen yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang logis, misalnya berlaku jujur. Jika perusahaan dirasakan mempunyai integritas, maka merek produknya akan dipercaya oleh konsumen. Jika konsumen menganggap pendapat orang lain bahwa perusahaan dibalik sebuah merek adalah benar dan jujur, maka konsumen akan merasakan lebih aman dalam memakai dan menggunakan merek perusahaan tersebut. Dengan kata lain bahwa kepercayaan akan lebih besar terhadap merek tersebut. e. Iklan Iklan gratis melalui komunikasi dari mulut ke mulut yaitu etika suatu produk komplek, sulit dievaluasi dan ada resiko dalam pengambilan keputusannya pelanggan yang merasa terpuaskan biasanya menyampaikan informasi yang kuat tentang pelanggan yang diterima dari perusahaan kepada orang lain. periklanan ini yang lebih efektif dari apapun yang mungkin dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Jadi yang dimaksud iklan dalam kepercayaan merek disini yaitu kepercayaan konsumen terhadap sesuatu produk lalu mempromosikan merek tersebut kepada orang lain.