Teori Etika (skripsi dan tesis)

Etika berasal dari kata Yunani ethos (bentuk tunggal) yang berarti, kebiasaan, adat, watak, perasaan, sikap atau cara berpikir. Bentuk jamaknya yaitu ta etha yang berarti adat istiadat. Dalam hal ini kata etika sama pengertiannya dengan moral. Menurut Kanter (2001) moral berasal dari kata latin : mos (bentuk tunggal) atau mores (bentuk jamak) yang berarti adat istiadat, kebiasaan, kelakuan, watak, tabiat, akhlak atau cara hidup (Agoes dan Ardana, 2009:26). Etika merupakan seperangkat aturan, norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang dianut oleh sekelompok masyarakat atau profesi (Maryani dan Ludigdo, 2001). Brooks (2007) menyatakan bahwa etika merupakan cabang dari filsafat yang menyelidiki penilaian normatif tentang apakah suatu perilaku sudah benar atau sudah sesuai dengan yang seharusnya dilakukan. Etika sebagai disiplin ilmu berhubungan dengan kajian secara kritis tentang adat kebiasaan, nilai – nilai dan norma – norma perilaku manusia yang dianggap baik atau tidak baik (Agoes dan Ardana, 2009: 44). Duska (2003) mengembangkan teori etika dalam tiga bagian yaitu: 1) Ultilitarianism Theory Teori ini membahas mengenai optimalisasi pengambilan keputusan individu untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif. Terdapat dua macam utilitarianisme yaitu:  a. Act utilitarisme yaitu perbuatan yang bermanfaat untuk banyak orang. b. Rule utilitarisme yaitu aturan moral yang diterima oleh masyarakat luas. 2) Deontologi Theory Teori ini membahas mengenai kewajiban individu untuk memberikan hak kepada orang lain sehingga dasar untuk menilai baik atau buruk suatu hal harus didasarkan pada kewajiban bukan konsekuensi perbuatan. 3) Virtue Theory Teori ini membahas watak seseorang yang memungkinkannya untuk bertingkah laku baik secara moral. Terdapat dua bagian virtue theory yaitu: a. Pelaku bisnis individual, seperti kejujuran, fairness, kepercayaan dan keuletan, b. Taraf perusahaan, seperti: keramahan, loyalitas, kehormatan, rasa malu yang dimiliki oleh manajer dan karyawan.