Aspek-aspek Loyalitas Konsumen (skripsi dan tesis)

Menurut Griffin (2005), menyatakan bahwa konsumen yang loyal memiliki beberapa aspek sebagai berikut : a. Melakukan pembelian berulang secara teratur (makes reguler repeat purchases). Pembelian berulang secara teratur adalah pelanggan yang telah membeli produk yang sama sebanyak dua kali atau lebih, atau membeli dua macam produk yang berbeda dalam dua kesempatan yang berbeda pula. b. Melakukan pembelian di semua lini produk atau jasa (purchases across product and service lines). Yaitu orang yang membeli semua barang atau jasa yang ditawarkan dan dibutuhkan. Mereka membeli secara teratur. Hubungan dengan jenis pelanggan seperti ini sudah kuat dan berlangsung lama, yang membuat mereka tidak terpengaruh oleh produk asing. c. Merekomendasikan produk lain (refers other). Konsumen yang mendorong teman-temannya agar membeli barang atau jasa perusahaan atau merekomendasikan perusahaan tersebut pada orang lain. d. Menunjukkan kekebalan dari daya tarik produk sejenis dari pesaing (demonstrates on immunity to the full of the competition). Yaitu merupakan suatu bentuk hubungan yang paling kuat antara pelanggan dan perusahaan, dan berlangsung terus menerus karena kedua belah pihak melihatnya sebagai hubungan yang saling menguntungkan. Tidak jauh berbeda dengan aspek menurut Kotler dan Keller (2006), adalah sebagai berikut: a. Repeat Purchase (kesetian terhadap pembelian produk). b. Retention (ketahanan terhadap pengaruh yang negatif mengenai perusahaan). c. Referalls (mereferensikan secara total asistensi perusahaan). Berdasarkan uraian diatas maka peneliti menyimpulkan bahwa aspek-aspek loyalitas konsumen adalah berdasarkan perilaku yang berulang yang ditunjukkan oleh konsumen terhadap suatu jasa atau produk dengan cara kembali memakai jasa atau produk suatu perusahaan secara berulang dan merekomendasikannya ke pengguna yang lain. Loyalitas konsumen dalam penelitian ini menggunakan aspek dari Griffin (2005) yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan alat ukur. Aspek ini digunakan karena aspek-aspek tersebut sesuai dengan penelitian yang akan diukur oleh peneliti, dan sehingga harapannya penelitian yang dilakukan dapat menghasilkan data yang akurat.