Perantara adalah individu atau kelompok (organisasi) bisnis yang beroperasi di antara produsen dan konsumen atau pembeli industri. Jenis-jenis perantara saluran distribusi produk, meliputi (Pujawan dan Mahendrawati. 2010) : 1. Pedagang besar (Wholesaler) adalah perantara yang menjual barang kepada pengecer, pedagang besar lain atau pemakai industri. Dikaitkan dengan pelaksanaan fungsi pemasran (penjualan, pengangkutan, dan penyimpanan), pedagang besar di bagi dua yaitu : a. Pedagang besar dengan fungsi penuh (pedagang yang melaksanakan seluruh fungsi pemasaran) b. Pedagang besar dengan fungsi terbatas (pedagang besar yang hanya melaksanakan beberapa fungsi pemasaran) 2. Pengecer (retailer) adalah perantara yang membeli produk ke produsen atau ke pedagang besar kemudian menjuaknya ke konsumen akhir. Berdasarkan produk line atau banyaknya jenis barang yang di jual, jenis pengecer (retailer) di bagi antara lain: General merchandise store, yaitu sebuah took yang menjual berbagai macam barang atau berbagai macam produk line. Misalnya: toko serba ada (department store) yang menjual berbagai macam produk. a. Single line store, yaitu sebuah toko yang menjual hanya satu kelompok atau beberapa macam produk terkait. Misal : toko makanan, toko bahan bangunan, dll. b. Speciaty store, yaitu toko yang mengkhususkan menjual satu garis produk. Misal : toko roti, sepatu pria dll. 3. Agen, yaitu perantara yang menyalurkan barang dari produsen ke pedagang besar, pengecer, pemakai industri dan tidak berhak memiliki barang (produk) yang di salurkan. Ada beberapa macam agen, yaitu : a. Agen penjualan, yaitu agen yang mempunyai tugas utama mencarikan pasar bagi produsen. b. Agen pembeli, yaitu agen yang mempunyai tugas utama menyarikan penyedia / supplier bagi pembeli.
