Model SCOR disahkan oleh Supply Chain Council (SCC).SCC yang terbentuk pada tahun 19996 adalah asosiasi non profit inernasional dan independen dengan keanggotaan yang terbuka bagi semua perusahaan atau organisasi.Asosiasi ini berfokus pada riset,aplikasi serta upaya memajukan kecanggihan sistem dan praktik manajemen rantai suplai ( supply chain management ).Dengan menggunakan metode diagnastik dan tolok ukur (benchmarking) milinya SCC membantu perusahaan-perusahaan melakukan perbaikan nyata pada proses rantai suplai mereka (SCOR Version 11.0 Handbook,2014). Model SCOR diciptakan dalam rangka menyediakan suatu metode penilaian mandiri dan perbandingan aktivitas-aktivitas dan kinerja rantai pasok sebagai suatu standar manajemen rantai suplai lintas industry.Model ini menyajikan kerangka proses bisnis , indicator kinerja,praktik-praktik terbaik (best practice) serta teknologi yang unik untuk mendukung komunikasi dan kolaborasi antar mitra rantai suplai,sehingga dapat meningkatkan efektifitas manajemen rantai suplai dan efektivitas penyempurnaan rantai suplai (SCOR Version 11.0 Handbook,2014). Model SCOR adalah sebuah bahasa rantai suplai,yang dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk merancang, mendeskripsikan, mengonfigurasi ulang berbagai jenis aktivitas komersial/bisnis. Penerapan model SCOR dalam batas-batas tertentu cukup fleksibel dan dapat disesuaikan untuk meningkatkan produktivitas demi memenuhi kebutuhan konsumen (SCOR Version 11.0 Handbook,2014). Model itu sendiri berisi beberapa bagian dan diselenggarakan sekitar lima manajemen utama Proses Plan, Source, Make, Deliver, dan Return
