Model SCOR berperan sebagai basis dalam memahami cara rantai suplai mengoperasikan, mengidentifikasi semua pihak yang terkait, serta mengalisa kinerja rantai suplai. Model SCOR mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan. Model ini juga berperan sebagai basis bagi priyek perbaikan manajemen rantai suplai,dengan cara : a. Mengidentifikasi proses-proses dalam bahasa yang dapat dikomunikasikan ke seluruh elemen organisasi dan fungsional. b. Menggunakan terminology dan notasi standar,dan c. Menghubungkan berbagai aktifitas dengan ukuran/metric yang tepat mencakup setidaknya empat bidang : a. Interaksi antara seluruh penyuplai dan konsumen,mulai dari penerimaan pesanan hingga pembayaran tagihan b. Seluruh transaksi material fisik dari pihak penyuplai hingga konsumen pihak pelanggan,termasuk peralatan, bahan-bahan pendukung,suku cadang,produk curah,perangkat lunak dan lain-lain. c. Seluruh transaksi pasar,dari pemahaman akan permintaan agregat hingga pemenuhan setiap pesanan, dan d. Proses pengembalian. Meski demikian, terdapat beberapa keterbatsan SCOR. Model ini tidak mencakup proses administrasi penjualan,prpse pengembangan teknologi, proses disain dan pengembangan produk dan proses serta beberapa proses pendukung teknis pasca pengiriman. SCOR mengasumsikan namun tidak menyebut secara eksplisit kualitas dan administrasi teknologi informasi. SCOR terstruktur dalam enam proses manajemen berbeda : Plan,Source,Make, Deliver,Return dan Enable dari penyuplainya penyuplai hingga konsumen pihak pelanggan Pendekatan dalam membangun SCOR terdiri atas Proses,Praktik, Kinerja dan Keterampilan orang/SDM. Model SCOR menyajikan suatu kerangka bisnis proses yang unik, indicator kinerja, praktik terbaik dan tekonologi untuk mendukung komunikasi dan kolaborasi antarmitra rantai suplai, sehingga dapat meningkatkan efektivitas manajemen rantai suplai dan efektivitas penyempurnaan rantan suplai. Tabel notasi SCOR adalah bagian yang fundamental karena berperan sebagai acuan bahasa yang digunakan bersama untuk memfasilitasi pertukaran informasi di seluruh organisasi rantai suplai. Tabel ini memungkinkan para professional rantai suplai berbagai pengetahuan mereka mengenai prosesproses rantai suplai. Model SCOR bersifat hirarki,Lapisan pertama adalah tipe proses untuk menidentifikasi lingkup rantai pasok. Lapisan kedua adalah kategori proses yang memungkinkan anda mengkonfigurasi rantai suplai. Lapisan ketiga menunjukkan elemen-elemen proses,mendefinisikan rantai suplai,masukan/keluaran ( input/output ),indikator dan praktik terbaik..
