Kebijakan Pelayanan (skripsi dan tesis)

(Menurut Donald J. Bowersox ; 2014) Sebagaimana telah berulangkali dikemukakan, sistem logistik itu adalah untuk memberikan pelayanan melalui distribusi fisik, manajemen material, dan operasi transfer persediaan internal.Sekarang perhatian kita curahkan kepada rumusan kebijaksanaan pelayanan. Pemasukan ini ke dalam analisa kita merupakan level ketiga dari integrasi yang ketiga dan terakhir ini adalah pada level perusahaan. Integrasi pada level yang menyeluruh ini membutuhkan koordinasi terhadap kriteria prestasi logistik dalam batas-batas (constraints) seluruh unit operasional dan menuju kepada sasaran-sasaran perencanaan perusahaan. Pendekatan total biaya dalam kebijaksanaan logistik ini menunjukan pengaturan yang paling ekonomis terhadap gudang-gudang sebagai suatu fungsi dari persediaandan transportasi. Diluar biaya murni, tujuan utama perencanaan adalah untuk menentukan dan memberikan prestasi menyeluruh yang di butuhkan oleh pemasaran dan pembuatan (manufacturing).Integrasi prestasi logistik kedalam operasi perusahaan yang menyeluruh ini dicapai dengan meluaskan analisa ini sampai kepada pengukuran biaya penghasilan. Bab ini memantapkan tema pokok dari buku ini yaitu bahwa sistem operating suatu logistik itu hendaklah didisain untuk memberikan tingkat prestasi tertentu dengan total biaya yang serendah mungkin.Dengan perusahaan dagang, satu-satunya angka yang penting adalah hasil-laba-garis-bawah (bottom-line-profit-result).Sasaran dari desain sistem logistik adalah untuk meningkatkan laba.Seksi pertama ini untuk meninjau secara ringkas sifat dari prestasi logistik.Berikutnya, diperkenalkan ukuran-ukuran prestasi.Seksi ketiga mengintrodusir analisa biaya penghasilan.Seksi selanjutnya memberikan suatu pendekatan konsepsional untuk merumuskan kebijakaan terhadap pelanggan. Seksi terakhir meninjau sejumlah faktor operasional terpilih yang perlu di pertimbangkan sebelum penyelesaian (finalization) suatu kebijaksanaan logistik