Isu-isu Penting Dalam SCM (skripsi dan tesis)

Beberapa permasalahan yang sering terjadi pada supply chain management adalah sebagai berikut ( Simchi-Levi & Kaminsky,2008 ): a. Supply chain tidak dapat ditentukan pada lingkungan yang terisolasi, karena secara langsung dipengaruhi oleh komponen lain yang terdapat dalam supply chain perusahaan itu sendiri. b. Tantangan terdapat pada supply chain adalah saat merancang dan menjalankannya sehingga total seluruh biaya sistem dapat diminimasi disamping tingkat kepuasan pelayanan terus dilakukan peningkatan. c. Dalam supply chain terdapat ketidak pastian dan yang melekat dalam setiap komponen didalamnya. Isu-isu penting dalam SCM antara lain sebagai berikut: a. Konfigurasi jaringan distribusi; bila secara geografis letak pengecer tersebar di beberapa wilayah sehingga perusahaan perlu mempertimbangkan untuk menerapkan lokasi dan kapasitas gudang serta tingkat keterbatasan produksi dan fasilitas yang dimiliki untuk transportasi. Di sisi lain, perusahaan juga dituntut untuk meminimalkan biaya total operasionalnya. b. Pengendalian persediaan; yaitu pertimbangan kepentingan dan kemampuan pengecer dalam mengendalikan persediaan yang dimilikinya, sedangkan di lain pihak permintaan konsumen selalu berubah. c. Kontrak pasokan; yaitu membangun hubungan kerja sama antara pemasok dengan pembeli yang bersifat lebih spesifik dan berfokus pada volume, distribusi, lead time, mutu, pengembalian, dan sebagainya d. Strategi dalam distribusi; terkait dengan penerapan strategi-strategi tertentu yang mendukung kinerja SCM secara terpadu. e. Integrasi rantai pasok dan strategi kemitraan; yaitu berkaitan dengan sifat rantai pasokan dalam perencanaan dan penerapannya yang dinamis dan penuh konflik dalam pencapaian sasaran, baik dari sisi fasilitas maupun bentuk kemitraan itu sendiri. f. Strategi pengadaan bahan baku dari luar; yaitu terkait dengan pembangunan kepercayaan antara setiap elemen rantai pasokan, terutama saat bertransaksi. g. Rancangan produk; yaitu rancangan produk yang efektif akan memainkan peranan penting dalam rantai pasokan, terutama dalam penyimpanan dan transportasi dengan difasilitasi oleh waktu tunggu produksi yang lebih pendek. h. Teknologi informasi dan decision support system; yaitu berkaitan dengan bentuk transfer data dalam sistem rantai pasok. i. Penilaian pelanggan terhadap peranan perusahaan yang didasarkan pada produk, pelayanan, dan lain-lain yang berkaitan dengan upaya perusahaan. Akhir-akhir ini banyak perusahaan yang baru menyadari bahwa tantangan terhadap supply chain management tidak hanya mempertimbangkan dengan matang pembuatan keputusan pengaturan produksi, transportasi dan persediaan. Tetapi secara lebih umum dilakukan integrasi dari awal supply chain hingga akhir supply chain.Ketersediaan informasi berperan penting dalam integrasi supply chain,oleh karena itu harus dirancang agar informasi tersebut tersedia. Selain itu untuk mendukung optimasi supply chain,maka supply chain harus dirancang untuk dapat mengambil keuntungan terhadap informasi yang sudah tersedia dan juga terkadang perlu merancang jaringan yang memerlukan biaya lebih untuk mengkompensasi informasi yang kurang (Simchi-Levi & Kaminsky,2008).