Stakeholder Theory (skripsi dan tesis)

Menurut Freeman dan McVea (2001), Stakeholder adalah setiap individu atau
kelompok yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh pencapaian tujuan suatu
organisasi. Berdasarkan karakteristiknya, Stakeholder dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Stakeholder Primer
Merupakan seseorang atau kelompok yang tanpanya maka suatu organisasi atau
perusahaan tidak bertahan, seperti karyawan, konsumen, pemasok, shareholder,
investor,dan pemerintah.
2. Stakeholder Sekunder
Merupakan mereka yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh suatu organisasi
atau perusahaan, namun mereka tidak melakukan hubungan transaksi dengan
perusahaan dan tidak esensial kelangsungannya (Clarkson, 1995). Stakeholder merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan SDGs.
Karena, dengan adanya stakeholder maka bisa melakukan hal-hal yang mendukung
untuk bisa tercapainya tujuan –tujuan dari SDGs ini.
Stakeholder atau pemangku kepentingan yang terlibat dalam implementasi
SDGs terdiri dari pemerintah, parlemen, filantropi, bisnis, akademisi, pakar, dan
media. Salah satu dari pemangku kepentingan tersebut terdapat akademisi dan
mahasiswa termasuk kedalamnya. Dimana mahasiswa akuntansi mempunyai latar
belakang ekonomi, maka mahasiswa sebagai generasi muda yang berintelektual
diminta untuk berpikir kritis dan berkontribusi positif bagi pembangunan negara ini.
Mahasiswa ketika lulus kuliah dan terjun ke dunia pekerjaan akan menjadi generasi
baru yang akan menentukan perubahan pada Indonesia.
Dalam upaya menanggulangi masalah serta untuk upaya pembangunan
perkembangan Indonesia mahasiswa juga menyumbangkan pikiran-pikiran
kreatifnya. Pikiran-pikiran kreatif mahasiswa disampaikan kepada pemerintah untuk
dipertimbangkan kelayakan ide-idenya tersebut. Dengan begitu diharapkan untuk
mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa, melahirkan
mahasiswa yang peduli terhadap kehidupan bangsa dan memberikan solusi untuk
masalah-masalah yang dihadapi oleh negara Indonesia.