Kemiskinan (skripsi dan tesis)

Kemiskinan merupakan suatu kondisi dimana standar hidup rata-rata
masyarakat di suatu daerah tidak mampu terpenuhi secara ekonomi. Rendahnya
kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok baik berupa pangan,
sandang, dan papan merupakan salah satu kondisi ketidakmampuan itu.
Ketidakmampuan untuk memenuhi standar hidup rata-rata seperti standar kesehatan
masyarakat dan satndar pendidikan, disebut kondisi masyarakat yang miskin.
Menurut Houghton (2012), Kemiskinan adalah kurangnya kesejahteraan
dimana pendapatan konvesional menghubungkan kesejahteraan terutama dengan
kepemilikan barang, sehingga masyarakat miskin diartikan sebagai seseorang yang
tidak memiliki pendapatan atau konsumsi yang memadai untuk membuat mereka
agar tidak berada dibawah ambang minimal kategori sejahtera.
Kondisi masyarakat yang disebut miskin diketahui berdasarkan kemampuan
pendapatan dalam memenuhi standar hidup (Nugroho, 1995). Cukupnya kebutuhan
akan pangan merupakan salah satu prinsip standar hidup disuatu masyarakat, akan
tetapi juga tercukupnya kebutuhan akan kesehatan maupun pendidikan. Standar
kesejahteraan masyarakat di daerah tertentu salah satunya adalah tempat tinggal
ataupun pemukiman yang layak. Berdasarkan situasi ini, suatu masyarakat akan
disebut miskin apabila pendapatannya jauh lebih rendah dari rata-rata pendapatan
sehingga orang tersebut tidak banyak memiliki kesempatan untuk mensejahterakan
dirinya (Suryawati, 2004).
Pengertian kemiskinan sangat populer akhir-akhir ini yang dijadikan studi
pembangunan adalah kemiskinan yang seringkali dijumpai di negara-negara berkembang dan negara-negara dunia ketiga. Permasalahan kemiskinan masyarakat
yang terjadi di negara-negara ini tidak hanya berupa ketidakmampuan pendapatan,
akan tetapi sudah menjalar pada bentuk ketidakberdayaan secara sosial maupun
politik (Suryawati,2004). Pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang dianggap
memiliki dampak negatif terhadap kemiskinan sebagai bentuk permasalahan
pembangunan sehingga memperluas kesenjangan pendapatan antar masyarakat
maupun antar daerah (inter region income gap) (Harahap,2006). Saat ini studi
pembangunan tidak hanya fokus untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan
kemiskinan akan tetapi juga mulai mengidentifikasikan aspek-aspek yang
menjadikan miskin.