Kegiatan ini merupakan proses peninjauan area-area pada proses-proses teknis yang berpeluang memiliki faktor risiko potensial mempengaruhi pencapaian sasaran biaya, kinerja (peformance) dan waktu penyelesaian proyek. Identifikasi risiko ialah proses peninjauan seluruh risiko untuk dianalisis dan diketahui respon risiko yang dilakukan, agar tidak berdampak buruk bagi proyek. Menurut A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK), langkah dalam tahapan identifikasi risiko adalah peninjauan kembali dokumen, teknik pengumpulan informasi, analisis checklist, analisis asumsi dan dengan teknik diagram.
