Dimensi efikasi diri (skripsi dan tesis)

Efikasi diri berbeda-beda pada setiap dimensi yang dimiliki oleh masing-masing pegawai untuk mencapai kinerja yang memuaskan. Bandura (1997) menyatakan bahwa terdapat tiga dimensi pada efikasi diri yaitu: 1) Tingkat kesulitan tugas (Magnitude) Menunjukkan kepada tingkat kesulitan yang diyakini oleh individu untuk dapat diselesaikan. Individu akan mencoba perilaku yang dirasakan mampu untuk dilakukan. Sebaliknya ia akan menghindari situasi dan perilaku yang dirasa melampaui batas kemampuannya. 2) Kekuatan keyakinan (Strength) Suatu kepercayaan diri yang ada dalam diri seseorang yang dapat ia wujudkan dalam meraih performa tertentu. Hal ini berkaitan dengan keteguhan hati terhadap keyakinan individu akan berhasil dalam menghadapi suatu permasalahan. 3) Generalitas (Generality) Menunjukkan apakah keyakinan diri akan berlangsung dalam domain tertentu atau berlaku dalam berbagai macam aktifitas dan situasi. Hal ini berkaitan dengan seberapa luas bidang perilaku yang diyakini untuk berhasil dicapai oleh individu. Tinggi rendahnya efikasi diri berkombinasi dengan lingkungan yang responsif dan lingkungan yang tidak responsif menghasilkan 4 kondisi yang bisa diprediksi (Bandura, 1997), yaitu : 1) Bila efikasi diri tinggi dan lingkungan responsif hasil yang dapat diperkirakan adalah kesuksesan. 2) Bila efikasi diri rendah dan lingkungan responsif hasilnya adalah manusia dapat menjadi depresi saat mereka mengamati orang lain berhasil menyelesaikan tugastugas yang sulit. 3) Bila efikasi diri tinggi dan lingkungan tidak responsif hasil yang dapat diperkirakan adalah manusia akan berusaha keras mengubah lingkungan. 4) Bila efikasi diri rendah dan lingkungan tidak responsif hasil yang dapat diperkirakan adalah manusia akan merasa mudah menyerah dan tidak berdaya.