Perilaku Pencegahan Penyakit (skripsi dan tesis)

Sikap mempengaruhi perilaku lewat suatu proses pengambilan keputusan yang teliti, beralasan dan dampaknya terbatas hanya pada 3 hal yaitu:  a. Perilaku tidak hanya ditentukan oleh sikap umum tetapi juga oleh sikap yang spesifik terhadap sesuatu. b. Perilaku dipengaruhi tidak hanya oleh sikap tetapi juga oleh norma-norma subjektif yaitu keyakinan kita mengenai apa yang orang lain inginkan agar kita perbuat. c. Sikap terhadap dan norma-norma subjektif membentuk suatu niat untuk berperilaku tertentu. Seseorang akan melakukan suatu perbuatan apabila ia melihat perbuatan itu sebagai sesuatu yang positif dan bila ia percaya bahwa orang lain ingin agar ia melakukannya. Dalam teori perilaku terencana, keyakinan-keyakinan berpengaruh pada sikap terhadap perilaku tertentu, pada norma-norma subjektif dan pada kontrol perilaku yang dia hayati. Ketiga komponen ini berinteraksi dan menjadi determinan yang pada gilirannya akan menentukan apakah perilaku yang bersangkutan dilakukan atau tidak. Selanjutnya perilaku itu sendiri terbentuk dari 3 faktor yaitu : a. Faktor-faktor predisposisi (predisposing factors), yang terwujud dalam kepercayaan, keyakinan,  pengetahuan, persepsi, sikap, nilai-nilai dan sebagainya. b. Faktor-faktor pendukung (enabling factors) seperti tersedia atau tidak tersedianya fasilitasfasilitas atau sarana-sarana kesehatan misalnya alat-alat kontrasepsi, jamban, puskesmas, obatobatan, dan sebagainya. c. Faktor-faktor pendorong (reinforcing factors), yang terwujud dalam sikap dan perilaku petugas kesehatan. Perilaku seseorang atau masyarakat tentang kesehatan ditentukan oleh pengetahuan, sikap, tradisi, dan kepercayaan dari orang atau masyarakat yang bersangkutan. Di samping itu sikap dan perilaku para petugas kesehatan serta ketersediaan fasilitas,juga akan mendukung dan memperkuat terbentuknya suatu perilaku. Pencegahan adalah segala kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit atau suatu masalah kesehatan (Notoatmodjo, 2010).