Ukuran Perusahaan (skripsi dan tesis)

Ukuran Perusahaan pada dasarnya adalah pengelompokan Perusahaan kedalam beberapa kelompok, diantaranya Perusahaan besar, sedang dan kecil. Skala perusahaan merupakan ukuran yang dipakai untuk mencerminkan besar kecilnya perusahaan yang didasarkan kepada total aset perusahaan ( Suwito dan Herawaty, 2005). Ukuran Perusahaan adalah Skala perusahaan yang dilihat dari total aktivasi Perusahaan pada akhir tahun. Total penjualan juga dapat digunakan untuk mengukur besarnya perusahaan. Karena biaya – biaya yang mengikuti penjualan cenderung lebih besar, maka Perusahaan dengan tingkat penjualan yang tinggi cenderung memilih kebijakan akuntansi yang mengurangi laba (Sidharta, 2000). Ukuran Perusahaan adalah rata – rata total penjualan bersih yang bersangkutan sampai beberapa tahun. Dalam hal ini penjualan lebih besar dari pada biaya variabel dan biaya tetap, maka akan diperoleh jumlah pendapatan sebelum pajak. Sebaliknya jika penjualan lebih kecil dari pada biaya variabel dan biaya tetap maka perusahaan akan mendapatkan kerugian. (Brigham dan Houston,2001). Perusahaan dengan ukuran besar memiliki akses lebih besar dan luas untuk mendapat sumber pendapatan dari luar, sehingga untuk memperoleh pinjaman akan menjadi lebih mudah karena dikatakan bahwa Perusahaan dengan ukuran besar memiliki kesempatan lebih besaruntuk memenangkan persaingan atau bertahan dalam industri (Lisa dan Jogi,2013).  Menurut (Setiyadi,2007) Ukuran Perusahaan yang biasa dipakaiuntuk menetukan tingkatan perusahaan adalah : 1. Tenaga kerja, merupakan jumlah pegawai tetap dan honorer yang terdaftar atau bekerja di Perusahaan pada suatu saat tertentu. 2. Tingkat penjualan, merupakan volume penjualan suatu Perusahaan pada suatu periode tertentu. 3. Total utang, merupakan jumlah utang Perusahaan pada periode tertentu. 4. Total asset, merupakan keseluruhan asset yang dimiliki Perusahaan pada saat tertentu.