Jenis-jenis Aset (skripsi dan tesis)

Menurut Subramayan dan John J. Wild (2010:271-272), asset dapat digolongkan ke dalam dua kelompok – lancer dan tak lancer. 1. Asset lancer (current assets) merupakan sumber daya atau klaim ats sumber daya yang dapat langsung diubah menjadi kas sepanjang siklus operasi perusahaan. Golongan utama asset lancer mancakup kas, setara kas, efek, piutang, derivatif, persediaan, dan beban diterima di muka. 2. Asset jangka panjang (long-lived assets), disebut juga asset tetap (fixed asset) atau asset tak lancer (noncurrent assets) merupakan sumber daya atau klaim atas sumber daya yang diharapkan dapat memberikan manfaat pada perusahaan selama priode melebihi periode kini. Asset jangka panjang utama mencakup properti, pabrik, peralatan, asset tak berwujud, investasi, dan beban-beban yang ditangguhkan. Subramanyam dan John. J. Wild (2010:272), juga menyatakan bahwa: Suatu perbedaaan asset alternatif yang sering bermanfaat dalam analisi adalah membagi asset menjadi asset keuangan dan asset operasi. Asset keuangan (financial assets) terutama terdiri atas efek (surat berharga atau sekuritas) dan investasi. Asset ini dinilai pada nilai wajar (pasar) dan diharapkan dapat memberikan imbalan hasil yang setara dengan biaya modal yang telah disesuaikan dengan resiko mereka. Asset operasi dinilai pada biayanya dan merupakan asset operasi produktif yang diharapkan memberikan imbal hasil di atas laba normal. Sedangkan menurut Indahwati (2010), pengelompokan aktiva dibagi menjadi : 1. Aktiva Lancar Adalah uang kas dan aktiva lainya yang diharapkan untuk dicairkan atau ditukarkan menjadi uang tunai, dijual atau dipakai dalam periode   berikutnya (paling lama satu tahun atau dalam perputaran kegiatan perusahaan yang normal), dan biasanya terdiri atas: – Kas/bank dan deposito – Piutang dagang dan piutang lainya – Biaya dibayar dimuka – Uang muka – Persediaan 2. Aktiva tetap, terdiri atas: – Tanah – Bangunan/gedung dan emplacement – Kendaraan dan lat transportasi – Mesin dan peralatan pabrik – Inventaris kantor 3. Aktiva lainya, terdiri dari: – Jaminan – Piutang lain-lain non current – Aktiva pajak tangguhan – Aktiva lain-lain