Mengenali perilaku seorang konsumen sangatlah tidak mudah, sehingga sangat penting bagi para pemasar untuk mempelajari persepsi, preferensi, dan perilakunya dalam berbelanja. Istilah perilaku konsumen sangat berhubungan erat dengan objek studinya yang diarahkan pada permasalahan konsumen dan konsumen sebagai titik sentral perhatian pemasaran. Berikut ini adapun definisi perilaku konsumen yang telah dikemukakan beberapa ahli, diantaranya sebagai berikut : Menurut Schiffman, Kanuk dan Wisenblit (2010:23) menyatakan consumer behavior as the behavior that consumers display in searching for, purchasing, 35 using, evaluating, and disposing of products and services that they expect will satisfy their needs. Sedangkan pengertian di atas diperkuat Levy dan Weltz yang dikutip oleh Christina Widia Utami (2010:67), yang menyatakan bahwa perilaku konsumen sebagai perilaku yang terlibat dalam hal prencanaan, pembelian, penentuan produk serta jasa yang konsumen harapkan untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Berdasarkan teori-teori perilaku konsumen diatas peneliti sampai pada pemahaman bahwa, perilaku konsumen adalah suatu pengambilan keputusan seseorang untuk melakukan pembelian dan menggunakan barang atau jasa dengan melakukan tindakan yang secara langsung terlibat untuk memperoleh barang atau jasa tersebut yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka
