Keunggulan bersaing merupakan strategi keuntungan dari perusahaan
yang melakukan kerjasama untuk berkompetisi lebih efektif dalam pasar.
Perusahaan mengalami keunggulan bersaing ketika tindakan-tindakan dalam
suatu industri atau pasar menciptakan nilai ekonomi dan ketika beberapa
perusahaan yang bersaing terlibat dalam tindakan serupa (Barney,2010:9).
Keunggulan bersaing dianggap sebagai keuntungan dibanding
kompetitor yang diperoleh dengan menawarkan nilai lebih padakonsumen
dibanding penawaran kompetitor (Kotler, 2009:461). Keunggulan bersaing
diharapkan mampu untuk mencapai laba sesuai rencana, meningkatkan
pangsa pasar, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta melanjutkan
kelangsungan hidup suatu usaha (Saiman,2014:128).
Keunggulan bersaing (competitive advantage) adalah jantung
kinerja pemasaran untuk menghadapi persaingan. Keunggulan bersaing diartikan
sebagai strategi benefit dari perusahaan yang melakukan kerjasama untuk
menciptakan keunggulan bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya. Strategi ini
harus didesain untuk mewujudkan keunggulan bersaing yang terus menerus
sehingga perusahaan dapat mendominasi baik di pasar lama maupun pasar
baru.
Keunggulan bersaing merupakan strategi keuntungan dari perusahaan
yang melakukan kerjasama untuk berkompetisi lebih efektif dalam pasar. Strategi
yang didesain bertujuan untuk mencapai keunggulan bersaing yang terus menerus
agar perusahaan dapat terus menjadi pemimpin pasar Prakosa (2005).Keunggulan
bersaing pada dasarnya tumbuh dari nilai-nilai atau manfaatyang
diciptakan oleh perusahaan bagi para pembelinya. Pelanggan umumnya lebih
memilih membeli produk yang memiliki nilai lebih dari yangdiinginkan atau
diharapkannya (Agus Maulana, 2014:113).
