Berikut adalah faktor-faktor penggerak harga saham:
Kondisi Fundamental Emiten
Faktor fundamental adalah faktor yang berkaitan langsung dengan
kinerja emiten itu sendiri. Semakin baik kinerja emiten maka semakin
besar pengaruhnya terhadap kenaikan harga saham. Begitu juga
sebaliknya, semakin menurun kinerja emiten maka semakin besar
kemungkinan merosotnya harga saham yang diterbitkan dan
diperdagangkan. Selain itu keadaan emiten akan menjadi tolok ukur
seberapa besar risiko yang bakal ditanggung oleh investor. Saham-saham
yang bagus, alias saham blue chip, tentu memiliki risiko yang lebih kecil
jika dibandingkan jenis saham lainnya. Ini karena faktor fundamental
perusahaan penerbitnya sangatlah bagus. Baik itu kondisi keuangannya,
startegi bisnisnya, produknya, manajemennya hingga keunggulan
lainnya yang bersifat comparative advantage.
Hukum Permintaan Dan Penawaran
Faktor hukum permintaan dan penawaran berada di urutan kedua
setelah faktor fundamental karena begitu investor tahu kondisi
fundamental perusahaan tentunya mereka akan melakukan transaksi baik
jual maupun beli. Transaksi transaksi inilah yang akan mempengaruhi
fluktuasi harga saham. Perlu diwaspadai juga bahwa kenaikan harga
karena permintaan yang banyak atau penawaran yang sedikit tidak akan berlangsung terus, sebab pada suatu titik harga saham akan menjadi
terlalu mahal.
Tingkat Suku Bunga (SBI)
Faktor suku bunga ini penting untuk diperhatikan karena rata-rata
semua orang, termasuk investor saham, selalu mengharapkan hasil
investasi yang lebih besar. Dengan adanya perubahan suku bunga,
tingkat pengembalian hasil berbagai sarana investasi akan mengalami
perubahan. Ada yang cenderung naik, ada juga yang cenderung turun.
Yang mengalami kecenderungan naik, misalnya investasi di pasar uang
seperti tabungan, deposito, valuta asing, dan lain sebagainya.
Valuta Asing
Dalam kehidupan perekonomian global, hampir tak ada satupun
Negara yang dapat menghindari perubahan perekonomiannya dari
pengaruh pergerakan valuta asing, khususnya terhadap pengaruh US
dolar. Karena dolar Amerika telah menjadi mata uang International maka
mau tidak mau setiap Negara harus mengandalkan mata uang ini.
Dana Asing Di Bursa
Dana asing di bursa perlu diketahui karena memiliki dampak yang
sangat besar. Jika sebuah bursa dikuasai oleh investor asing maka ada
kecenderungan tranasaksi saham sedikit banyak tergantung pada investor
asing tersebut.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
IHSG lebih mencerminkan kondisi keseluruhan transaksi bursa
saham yang terjadi jika dibandingkan menjadi ukuran kenaikan maupun
penurunan harga saham. Karena bursa saham merupakan salah satu
indicator perekonomian sebuah Negara, maka diperlukan sebuah standar
perhitungan tentang transaksi yang terjadi dalam bursa sepanjang periode
tertentu. Perhitungan ini yang akan dipergunakan sebagai tolok ukur
kondisi perekonomian dan investasi sebuah Negara. Perhitungan IHSG
menggunakan rumus tertentu yang merupakan gabungan dari semua
transaksi saham sektoral yang ada. Untuk saham-saham yang memiliki
nilai tinggi dan volume yang besar tentu akan mempunyai bobot yang
besar.
News Dan Rumors
News dan rumor disini adalah semua berita yang beredar di
tengah masyarakat yang menyangkut berbagai hal baik itu masalah
ekonomi, sosial, politik, keamanan hingga seputar rencana reshuffle
kabinet. Sedangkan, rumors adalah berita-berita yang belum tentu benar
yang terkadang juga terselip diantara news berbagai media massa
