Teori sikap dan perilaku dikembangkan oleh Triandis (1971 dalam
Cahyasumirat, 2006), menyatakan bahwa perilaku ditentukan oleh sikap, aturanaturan sosial dan kebiasaan. Sikap terdiri dari komponen kognitif yaitu keyakinan,
komponen afektif yaitu suka atau tidak suka, berkaitan dengan apa yang dirasakan
dan komponen perilaku yaitu bagaimana seorang ingin berperilaku terhadap sikap.
Sikap menurut Fishbein dan Jazen (1975 dalam Cahyasumirat, 2006)
menyatakan sikap dapat dipelajari, sikap mendefinisikan prediposisi kita terhadap
aspek-aspek yang terjadi di dunia, sikap memberikan dasar perasaan bagi
hubungan antara pribadi kita dengan orang lain, sikap diatur dan dekat dengan inti
kepribadian. Menurut Robbins (2003 dalam Cahyasumirat, 2006) sikap adalah
pernyataan evaluatif, baik yang menguntungkan atau tidak menguntungkan
tentang obyek, orang, atau peristiwa. Sikap mencerminkan bagaimana seseorang
merasakan sesuatu
