Audit Judgment (skripsi dan tesis)

Jamilah, dkk (2007) audit judgment adalah kebijakan auditor dalam menentukan pendapat mengenai hasil auditnya yang mengacu pada pembentukan 16 suatu gagasan, pendapat atau perkiraan tentang suatu objek, peristiwa, status, atau jenis peristiwa lainnya. Judgment sering dibutuhkan oleh auditor dalam melaksanakan audit atas laporan keuangan suatu entitas (Zulaikha, 2006). Audit judgment melekat pada setiap tahap dalam proses audit laporan keuangan, yaitu penerimaan perikatan audit, perencanaan audit, pelaksanaan pengujian audit, dan pelaporan audit. Siegel (1989) dalam Mutmainah (2006) menyebutkan bahwa judgment adalah perilaku yang dipengaruhi oleh persepsi situasi. Faktor yang paling berpengaruh adalah materialitas dan keyakinan. Dalam auditing, tingkat materialitas sangat penting, signifikan, dan esensial (Nugraha, 2011). Faktor keyakinan (faith syndrome) merupakan keyakinan yang dimiliki auditor yang didasarkan atas siapa yang telah melakukan pekerjaan audit sebelumnya. Judgment audit saat ini cenderung dipengaruhi oleh persepsi aktivitas sebelumnya, namun tingkat pengaruhnya tidak diketahui.