Pengertian ambidexterity (skripsi dan tesis)

Konsep ambidexterity organisasi telah ada selama bertahun-tahun, beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa banyak perusahaan telah berusaha menerapkannya (Adler dan Hecksher, 2013; Birkinshaw dan Gibson, 2004).Organisasi ambidextrous unggul dalam memanfaatkan produk yang ada untuk memungkinkan inovasi tambahan dan untuk mengeksplorasi peluang baru untuk mendorong inovasi yang lebih radikal (Andriopoulos dan Lewis, 2009). Tantangan utama bagi manajemen dalam mempromosikan inovasi dan bagaimana penerapannya terhadap inovasi baru adalah banyaknya hal yang mengikat seperti peraturan dan kebijaksanaan. Dan merupakan tantangan bagi manajer ketika melihat sebuah kesempatan untuk mengembangkan visi baru, menciptakan strategi baru, dan memindahkan organisasi ke arah yang baru, yaitu mereka perlu menyeimbangkan perubahan peraturan (rulechanging) dan peraturan yang berlaku (rulefollowing)(Schermerhorn Jr, 2010). Jika perusahaan terlalu memusatkan rule changingdan dibiarkan tidak terkendali maka perubahan peraturan dapat menghasilkan perubahan industri yang dapat dijalankan dan dapat dilakukan menjadi kekacauan. Sementara terlalu memusatkan rule following dapat menyebabkan struktur industri yang lebih stabil dan / atau perubahan industri yang terkendali, tetapi terdapat bahaya bahwa hal ini akanmemperkuat ketertinggalan dengan perubahan. Ambidexterity adalah kemampuan sekaligus untuk mengeksploitasi kemampuan yang ada dan untuk mengeksplorasi peluang baru (Adler dan Hecksher, 2013). Eksploitasi adalah berfokus pada penyempurnaan dan penggunaan kembali baik produk ataupun proses dengan sumber daya yang ada. Sedangkan eksplorasi menekankan organisasi dan para manajernya pada kebebasan dan