Tipe Akuisisi (skripsi dan tesis)

Tipe akuisisi perusahaan menurut Hitt (2001) ada beberapa macam bentuk kemiripan dengan bentuk merger, adalah akuisisi horizontal, vertikal, dan akuisisi berkaitan untuk meningkatkan pasar.
 1. Akuisisi Horizontal
Akuisisi horizontal adalah mengakuisisi sebuah perusahaan yang bersaing dalam industri yang sama. Akuisisi ini bertujuan meningkatkan kekuatan pasar perusahaan dengan mendayagunakan sinergi yang berbasis biaya dan pendapatan.
2. Akuisisi Vertikal
 Akuisisi vertikal adalah perusahaan yang mengakuisisi pemasok atau penyalur, satu atau lebih, barang-barang atau jasanya.
3. Akuisisi berkaitan
Akuisisi berkaitan adalah akuisisi sebuah perusahaan dalam industry yang tingkat keterkaitannya tinggi.
 Menurut Marcel Go (1992, dalam Hutagalung 2002)
Akuisisi sebagai salah satu bentuk kombinasi bisnis dapat dibedakan dalam 2 tipe, yaitu :
 a. Akuisisi Finansial (Financial Acquisition )
 Akuisisi finansial merupakan suatu tindakan akusisi terhadap satu atau beberapa perusahaan tertentu yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mencapai keuntungan financial. Kecenderungannya adalah usaha membeli perusahaan target dengan harga semurah mungkin, untuk menjual kembali dengan harga jual yang lebih tinggi. Namun demikian apabila transaksi tersebut dilaksanakan antar perusahaan yang berada dalam satu group bisnis atau kepemilikan yang sama, maka harga belinya dapat lebih menjadi mahal ataupun murah, tergantung pada kepentingan dan keuntungan yang akan diperoleh pemilik mayoritas perusahaan yang bersangkutan. Motif utama akuisisi tipe ini adalah untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Seringkali perusahaan yang sedang mengalami kemerosotan dan dalam kondisi yang relative lemah. Indikasinya adalah adanya beban hutang yang relative besar, kemacetan pemasaran dan distribusi , harga saham yang semakin melemah di lantai bursa, kapasitas produksi yang menganggur, dn sebaliknya. Namun demikian tindakan akuisisi terhadap suatu perusahaan target tidak selalu mecerminkan indikasi-indikasi seperti diatas tersebut, karena dalam prakteknya yang menjadi incaran justru perusahaan target yang memiliki posisi keuangan yang likuid dan perolehan laba yang relative tinggi serta memiliki prospek yang cukup baik.
b. Akuisisi Strategis (Strategic Acquisition)
Akuisisi strategis merupakan suatu akuisisi yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan sinergi dengan didasarkan pada pertimbanganpertimbangan jangka panjang. Sinergi ini tidak hanya terbatas pada   sinergi keuangan, tetatpi juga mencakup sinergi produksi, sinergi distribusi, sinergi pengembangan teknologi atau gabungan dari sinergisinergi tersebut