Teori legitimasi secara luas menguji peran yang dimainkan oleh berita media pada peningkatan tekanan yang diakibatkan oleh tuntutan publik terhadap perusahaan. Media mempunyai peran penting pada pergerakan mobilisasi sosial, misalnya kelompok yang tertarik pada lingkungan (Patten, 2002 dalam Nur dan Priantinah, 2012. Media memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan suatu informasi kepada masyarakat. Informasi dalam perusahaan, seperti aktivitas perusahaan juga termasuk dalam informasi tersebut. Kewaspadaan terhadap dampak yang dihasilkan oleh berita dari media sangat diperlukan karena berkaitan dengan nilai dan reputasi perusahaan (Jannah, 2014). Nur dan Priantinah (2012) juga menyatakan perusahaan tidak hanya bertanggung jawab atas pelaporan yang berhubungan dengan aktivitas keuangan tetapi aspek sosial dan lingkungan juga perlu diperhatikan. Semakin gencar pemberitaan media tentang lingkungan maka perusahaan akan lebih terpacu untuk melakukan pengungkapan tentang enviromental information. Begitu pula penelitian Wang et al (2013) yang menjelaskan bahwa Media Exposure berhubungan positif dengan pengungkapan CSR. Dengan melakukan pengungkapan pada aspek lingkungan terutama dalam konteks emisi gas rumah kaca, perusahaan akan mendapat reputasi yang baik berdasarkan media.
