Nilai perusahaan dapat diartikan sebagai harga yang bersedia dibayar calon pembeli apabila perusahaan dijual. Apabila perusahaan menawarkan saham ke publik maka nilai per usahaan akan tercermin pada harga sahamnya. Jadi, dengan meningkatnya harga saham membuat nilai perusahaan menjadi tinggi. Nilai perusahaan yang tinggi juga akan berdampak pada kepercayaan pasar, tidak hanya pada kinerja perusahaan saat ini namun juga untuk melihat prospek perusahaan di masa depan (Salvatore, 2005:9). Proses manajerial yang dapat menciptakan nilai dilakukan dengan VBM (Value-Based Management- VBM) secara ber kelanjutan. VBM akan memberikan panduan pengambilan keputusan pada semua tingkat perusahaan dari strategi di tingkat direksi sampai keputusan operasional harian mana jemen. VBM harus dirancang untuk memberi kan pola pikir nilai kreasi berdasarkan proses manajemen yang berfokus pada nilai kunci dari bisnis (Ng dan Daromes, 2016).
