Pengembangan Karir (skripsi dan tesis)

Menurut Nawawi (2001) pengembangan karir diartikan sebagai kegiatan manajemen sumber daya manusia pada dasarnya bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan efektifitas pelaksanaan pekerjaan oleh para pekerja agar semakin mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan tujuan organisasi /perusahaan. Pelaksanaan pekerjaan yang semakin baik dan meningkat berpengaruh langsung pada peluang bagi seorang pekerja untuk memperoleh posisi /jabatan yang diharapkan. Menurut Rivai (2004) mengatakan pengembangan karir adalah merupakan proses peningkatan kemampuan kerja individu yang dicapai dalam rangka mencapai karir yang diinginkan. Upaya karyawan untuk menyesuaikan antara kebutuhan dan tujuan karyawan dengan kesempatan karir yang tersedia di perusahaan saat ini dan dimasa mendatang. Pengembangan karir karyawan dapat dilakukan melalui dua cara yaitu diklat dan non diklat. Beberapa contoh pengembangan karir melalui cara diklat adalah member kesempatan sekolah kepada karyawannya, baik dalam maupun di luar negeri, menyekolahkan karyawan (didalam atau di luar negeri), atau memberikan pelatihan sambil bekerja. Sedangkan contoh pengembangan karir non diklat adalah member penghargaan atau hukuman kepada karyawan, mempromosikan karyawan ke jabatan yang lebih tinggi, atau merotasi karyawan ke jabatan lain yang setara dengan jabatan semula. (Yusuf & Suwarno, 2011) Pada penelitian ini, variabel pengembangan karir yang digunakan adalah promosi jabatan, apakah pegawai yang bertalenta nantinya akan dipromosikan untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi atau tidak