Penjualan merupakan proses dimana kebutuhan pembeli dan kebutuhan penjual dipenuhi, melalui pertukaran informasi dan kepentingan. Jadi konsep penjualan adalah cara unutk mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Penjualan merupakan penyebaran produk yang ditujukan para pedagang dengan lebih mengandalkan harga dan distribusi serta berdampak pada jangka pendek dan menengah (1-6 bulan). Penjualan juga berkepentingan untuk menambah jumlah pelanggan terdaftar dan rasio pelanggan aktif serta meningkatkan frekuensi transaksi utang (Purwanti, 2010). Penjualan menurut Swastha (2001:08) adalah suatu ilmu atau seni yang mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Salah satu aspek yang ada dalam penjualan adalah penjualan dengan bertemu muka (face to face selling) dimana seoarang penjual langsung berhadapan muka dengan calon pembelinya (Purwanti, 2010). Pada umumnya Perusahaaan mempunyai tiga tujuan utama dalam penjualannya, yaitu untuk mencapai volume penjualan tertentu, mendapat laba tertentu, dan menunjang pertumbuhan perusahaan (Swastha, 2001:80). 29 Menurut Swastha (2001:129) dalam prakteknya kegiatan penjualan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang diperlukan untuk menunjang ketiga tujuan utama dalam penjualan, yaitu kondisi dan kemampuan penjual, kondisi pasar, modal, kondisi organisasi perusahaan, dan faktor lain (misal seperti: periklanan, peragaan, kampanye, pemberian hadiah, dsb). Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan merupakan bagian terpenting dari siklus operasi perusahaan dalam menghasilkan laba. Penjualan adalah proses dimana kebutuhan pembeli dan kebutuhan penjual dipenuhi, melalui pertukaran antara informasi dan kepentingan.
