Pengaruh Status Pelanggar Terhadap Intensi Whistle Blowing Internal (skripsi dan tesis)

Septianti (2013) menyebutkan anggota organisasi dengan jabatan
tinggi yang melakukan pelanggaran merupakan hal yang tidak mudah
untuk dilaporkan. Jika pelanggar menduduki jabatan yang tingi dalam
hierarki organisasi, maka pelanggar tersebut memiliki kekuatan untuk
menekan perilaku whistle blowing. Hal itu menyebabkan intensi whistle
blowing seseorang semakin rendah.