Peran Yang di Mainkan UKM Dalam Manajemen Merek (skripsi dan tesis)

 Pada penelitian yang dilakukan Krake (2005 h.231) diperoleh fakta bahwa pada UKM, pengelolaan merek belum atau sedikit mendapatkan perhatian dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Pengeloaan merek belum menjadi prioritas utama dalam aktivitas bisnis. Meskipun pemilik atau direktur yang merupakan ujung tombak aktivitas UKM, mereka jarang melakukan pengelolaan merek pada produknya dan tidak menyadari bahwa pengelolaan merek merupakan sebuah konsep penting dalam kesuksesan usahanya. Karenanya konsep pengelolaan merek tidak ditanamkan secara mendalam dalam aktivitas bisnis UKM sehingga tak ada pekerja yang bersedia memberi perhatian yang cukup untuk kegiatan pengeloalan/ pengembangan merek. Realitas ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik atau pengelola UKM untuk menjadikan pengelolaan merek sebagai prioritas dalam aktivitas bisnisnya sehingga keberlangsungan bisnisnya tetap terjaga.
 Krake (2005 h. 231) menemukan bahwa nama perusahaan sering tidak sama dengan nama merek produknya. Dalam banyak kasus, UKM hanya mengeluarkan satu atau dua merek. Itupun dilakukan sendiri-sendiri tanpa melakukan cobranding dan kerjasama dengan UKM lainnya. Kondisi tersebut mengakibatkan pengurangan kesempatan bagi merek-merek dari UKM dalam memperoleh perhatian konsumen (Krake 2005 h. 231). Peran enterpreneur (pemilik UKM) dalam hal ini sangat penting baik secara internal maupun eksternal untuk memprioritaskan pengelolaan merek dalam kegiatan bisnisnya. Pemilik UKM dapat menjajagi kemungkinan cobranding atau kerjasama promosi dengan merekmerek terkenal atau UKM lain untuk mengangkat merek yang dimilikinya tetapi harus memperhatikan anggaran yang dimiliki dan kesesuaiany