Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial (skripsi dan tesis)

Partisipasi penyusunan anggaran diharapkan meningkatkan kinerja
manajerial, yakni, ketika tujuan telah direncanakan dan disetujui secara
partisipatif, karyawan akan menginternalisasi tujuan tersebut dan mereka akan
memiliki tanggungjawab secara personal untuk mencapainya melalui keterlibatan
dalam proses anggaran (Milani, 1975). Menurut Brownell (1982) partisipasi
umumnya dinilai sebagai suatu pendekatan manajerial yang dapat meningkatkan
kinerja anggota organisasi. Pernyataan tersebut didukung oleh Govindarajan
(1986) bahwa partisipasi anggaran berpengaruh terhadap kinerja manajerial.
Semakin tinggi partisipasi seseorang dalam menyusun anggaran, maka kinerjanya
akan semakin baik.
Partisipasi anggaran membuat manajer memiliki kesempatan untuk
berinteraksi, berkomunikasi dan memberikan pengaruh terhadap tujuan atau
sasaran yang akan dicapai. Hal ini akan menimbulkan respek manajer terhadap
pekerjaan dan perusahaan, karena tujuan atau standar yang ditetapkan merupakan
keputusan bersama, sehingga manajer memiliki rasa tanggungjawab pribadi untuk
mencapainya karena mereka ikut terlibat dalam penyusunan (Milani, 1975).
Pernyataan tersebut didukung oleh Nur Indriantoro (1993) bahwa kinerja
dinyatakan efektif apabila tujuan anggaran tercapai dan bawahan mendapat
kesempatan terlibat dan berpartisipasi dalam proses penyusunan anggaran serta
memotivasi bawahan mengidentifikasi dan melakukan negosiasi dengan atasan
mengenai target anggaran.
Ria Novita Halim dan Devie (2013) hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh yang positif antara budgeting participation terhadap
managerial performance pada sektor jasa di Surabaya. Wigati Sulistyorini (2010)
melakukan penelitian pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial
pada Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah Kota Tuban, hasil penelitian tersebut
menyatakan bahwa partisipasi anggaran memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja manajerial.