Rivai (2013:278) berpendapat pengembangan karier
dipengaruhi faktor berikut ini:
1. Prestasi kerja
Prestasi kerja termasuk bagian yang paling utama
untuk pengembangan karier yang terpenting guna
menumbuhkan dan meningkatkan karir individu
karyawan. Karier yang sukses sebagian besar
bergantung pada prestasi kerja yang positif dan patut.
Dengan menyaksikan prestasi atas kinerjanya jadi
karyawan mampu menghitung peluang terhadap
pengembangan karier. Pendapat terhadap kinerja yang
positif akan mendasari semua tindakan pengembangan
karier. Ketika rata-rata kinerja dibawah standart maka
dengan melalaikan upaya ke tujuan pengembangan
karier pun biasanya tujuan karier yang paling kecil pun
tidak dapat diwujudkan. Kemajuan karier kebanyakan
berada atas kinerja serta prestasi.
2. Eksposur
Pimpinan mendapatkan pemahaman ini terutama lewat
kinerja, dan prestasi karyawan, aduan tertulis,
presentasi ucapan, komisi pekerjaan dan jam-jam yang
dibuang.
3. Jaringan kerja
Jaringan kerja mempunyai arti pendapatan eksposure
di luar perusahaan. Melingkupi kontak pribadi dan
professional. Hubungan tersebut akan sangat berguna
buat karyawan yang utama dalam pengembangan
kariernya.
4. Kesetiaan terhadap organisasi
Tingkatan kesetiaan yang rendah termasuk keadaan
yang biasa terjadi di lapisan lulusan sarjana terkini
yang diakibatkan gambaran terlampau tinggi kepada
perusahaan tempatnya bekerja pertama kali sehingga
seringkali melahirkan kekecewaan. Masalah yang
sama juga terjadi pada golongan profesional dimana
kesetiaan pertamanya ditujukan bagi profesi. Untuk
membereskan keadaan ini sekaligus memperkecil
turnover biasanya perusahaan “membayar” kesetiaan
karyawan dengan honor, tunjangan yang besar,
melaksanakan praktek SDM yang tepat seperti
perencanaan dan pengembangan karier.
5. Pembimbing dan promotor
Adanya pembimbing dan promotor akan menolong
karyawan dalam mengembangkan kariernya.
Pembimbing akan mengasihkan nasihat atau saran
kepada karyawan dalam hal untuk pengembangan
kariernya, pembimbing berawal dari dalam
perusahaan. Mentor yakni seorang di dalam internal
perusahaan yang membangun peluang untuk
pengembangan kariernya.
6. Peluang untuk tumbuh
Karyawan harusnya dikasih peluang untuk
menumbuhkan keahlianya, misalnya menggunakn
pelatihan, kursus, dan meneruskan pendidikannya. Hal
itu bisa membuat prospek karyawan buat meningkat
dan berkembang sesuai dengan konsep kariernya.
Moment Siagian (2006: 215), there are seven
factors that influence one’s career development, namely as
follows:
Menurut Siagian (2006:215), terdapat tujuh faktor
yang mempengaruhi pengembangan karir seseorang, yaitu
sebagai berikut:
1. Satisfactory work performance.
The starting point for career development is that
someone is a work achievement in carrying out the
task entrusted to him. Without satisfactory work
performance, it is difficult for a worker to be proposed
by his supervisor to be considered for promotion to a
higher occupation or position in the future.
Prestasi kerja yang memuaskan.
Pangkal tolak pengembangan karir seseorang adalah
prestasi kerjanya dalam melakukan tugas yang
dipercayakan kepadanya. Tanpa prestasi kerja yang
memuaskan, sulit bagi seorang pekerja untuk
diusulkan oleh atasannya agar dipertimbangkan untuk
dipromosikan ke pekerjaan atau jabatan yang lebih
tinggi di masa depan.
2. Introduction by other parties.
What is meant here is that various authorities decide
whether or not a person is promoted like a direct
supervisor and the head of the employment department
who knows the employee’s work abilities and
achievements.
Pengenalan oleh pihak lain.
Adalah berbagai pihak yang berwenang memutuskan
layak tidaknya seseorang dipromosikan seperti atasan
langsung dan pimpinan bagian SDM yang mengetahui
kemampuan dan prestasi kerja karyawan.
3. Loyalty to the organization.
It is a dedication of an employee who wants to
continue working in the organization where he works
for a long time.
Kesetiaan pada organisasi.
Merupakan dedikasi seorang karyawan yang ingin
terus berkarya dalam organisasi tempatnya bekerja
untuk jangka waktu yang lama.
4. Counselor and sponsor.
Counselor is a person who gives advice or suggestions
to employees in an effort to develop his career. While
the sponsor is someone in the company that can create
opportunities for employees to develop their careers.
Pembimbing dan sponsor.
Pembimbing adalah orang yang memberikan nasihatnasihat atau saran-saran kepada karyawan dalam
upaya mengembangkan karirnya. Sedangkan sponsor
adalah seseorang di dalam perusahaan yang dapat
menciptakan kesempatan bagi karyawan untuk
mengembangkan karirnya.
5. Support from subordinates.
It is the support given by subordinates in the form of
the success of the manager’s duties.
Dukungan para bawahan.
Merupakan dukungan yang diberikan para bawahan
dalam bentuk mensukseskan tugas manajer yang
bersangkutan.
6. Opportunity to grow.
It is an opportunity given to employees to improve
their abilities, both through trainings, courses, and
also continuing their education.
Kesempatan untuk bertumbuh.
Merupakan kesempatan yang diberikan kepada
karyawan untuk meningkatkan kemampuannya, baik
melalui pelatihan-pelatihan, kursus, dan juga
melanjutkan jenjang pendidikannya.
7. Stop on request and will.
It is the decision of an employee to stop working and
move to another company that provides greater
opportunities to develop a career.
Berhenti atas permintaan dan kemauan sendiri.
Merupakan keputusan seorang karyawan untuk
berhenti bekerja dan beralih ke perusahaan lain yang
memberikan kesempatan lebih besar untuk
mengembangkan karir
