Metode Zmijewski

Metode ini merupakan hasil penelitian riset yang dilakukan oleh Zmijewski
tahun 1983 dan selama 20 tahun telah diulang. Riset penelitian yang dilakukan oleh
Zmijewski menggunakan analisis rasio likuiditas, laverage serta mengukur kinerja
perusahaan dan menggunakan data 75 perusahaan bangkrut dan73 perusahaan sehat
selama tahun 1972 – 1978 (Mantik et al., 2021). Hasil indikator F-test terhadap
rasio kelompok tingkat pengembalian, likuiditas, pengembalian hutang, fixed
payment coverage, trens, firm size dan stock return volatility ini menunjukkan
hasil yang berbeda secara signifikan antara perusahaan yang sehat maupun tidak
(Novita, 2018). Dan dalam penelitian Zmijewski menghasilkan rumus sebagai
berikut
Z = -4,3 – 4,5 X1 + 5,7 X2 + 0,004X3
Keterangan :
X1 = ROA (Return On Asset)
X2 = Leverage (Debt ratio)
X3 = Likuiditas (Current Ratio)
Dalam metode ini memiliki persyaratan apabila hasil perhitungan lebih dari
0 (nol) maka perusahaan berpotensi kebangkrutan. Tetapi, jika hasilnya berbanding
terbalik atau lebih dari 0 (nol), perusahaan tidak memiliki potensi mengalami
kebangkrutan. (Mantik et al., 2021)