Dalam keputusan pembelian ada lima tahap, namun, lima tahap tersebut akan
dirasakan oleh konsumen tidak selalu dalam urutan yang sama. Tahap-tahap tersebut,
antara lain: (Kotler, 2005).
a. Pengenalan Masalah, proses pembelian mengenai kebutuhan. Kebutuhan tersebut
berasal dari internal dan eksternal.Tjiptono mengatakan bahwa proses pembelian
diawali ketika seseorang mendapat rangsangan yang mendorong konsumen untuk
mempertimbangkan pembelian barang atau jasa tertentu(Tjiptono, 2006)
b. Pencarian informasi, konsumen mulai mengenali kebutuhanya untuk mengetahui
informasi lebih banyak terkait produk yang akan dibeli. Sumber informasi ada
empat kelompok yaitu sumber pribadi (keluarga, teman, tetangga), sumber
komersial (iklan, sales, kemasan), sumber pengalaman ( penganganan, pengkajian,
dan pemakaian produk)
c. Evaluasi alternative, konsumen melakukan evaluasi atau pemilihan kembali pada
pilihan produk ydan jasa. Konsep dasara proses ini meliputi konsumen memenuhi
kebutuhanya, konsumen mencari manfaat dari solusi produk. Konsumen melihat
suatu produk sebagai kepuasan batin untuk memuaskan kebutuhan. Dari sini akan
terlihat sikap konsumen yang berbeda-beda dalam menilai produk yang dianggap
relevan untuk mereka.
d. Keputusan pembelian, konsumen membentuk prioritas pada merek dan produk yang
mereka sukai. Ada dua faktor pembelian, pertama sikap dan kedua faktor situasi
yang dapat mempengaruhi risio yang dipikirkan
e. Perilaku pasca pembelian, konsumen akan mengalami level kepuasan tertetu.
Kepuasan tersebut adalah nilai guna dan jual untuk suatu perusahaan atas produk
dengan kinerja yang dipikirkan oleh pembeli setelah melakukan pembelian
