Elemen yang terdapat pada komunikasi pemasaran (Integrated Marketing
Comunicarion) sudah digunakan oleh para beberapa penjual/ produsen baik itu skala
kecil maupun besar berikut adalah unsur dalam komunikasi pemasaran:
1. Iklan
Iklan adalah suatu bentuk informasi mengenai produk atau jasa yang bersifat non
personal atau massal dan promosi yang dibayar oleh suatu sponsor tertentu dalam media
massa (Chrismardani, 2014). Nilai plus menggunakan periklanan yaitu tiap pemunculan
ikan dikenakan biaya yang minim, keberagaman media, dapat mengendalikan tiap
pemunculan iklan, konsistensi dalam isi pesan serta kreatifitas desain iklan. Kekurangan
dari periklanan sendiri adalah tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan
konsumen.
Menurut Shimp 2002, fungsi periklanan:
Informing
Suatu bentuk komunikasi yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas dengan biaya
tiap kontak yang minim. Sebab, periklanan menyediakan untuk pengenalan brand baru,
menambah jumlah peminatan terhadap merek yang sudah tersedia dan meningkatkan
ketertarikan masyarakat.
Persuading
Iklan yang dapat menarik perhatian pelanggan agar mencoba produk yang telah
dipromosikan. Ajakan ini memengaruhi menciptakan permintaan produk dan
permintaan bagi merek perusahaan yang efektif.
Reminding
Iklan yang mampu mempertahankan dan menaikkan selera pembeli terhadap merek
atau produk yang telah ada dan memihak sebuah merek yang mustahil akan dimilikinya.
Iklan ini mempengaruhi pengalihan merek (Brand switching)
Adding value
Adanya nilai plus bagi penawaran-penawaran produknya yakni karena
pembaharuan, menyempurnakan kapasitas dan bisa juga mengganti kesan konsumen.
Bertujuan untuk mengubah merek lebih elegan, serta dapat lebih unggul dari tawaran
pesaing.
Assisting
Mendampingi juga meningkatkan efektivitas transaksi harga. Karena, konsumen
akan cenderung melihat harga yang peritel apabila suatu iklan menjelakan harga yang
dicantumkan. Peran penting lain dari periklanan adalah membantu perwakilan
penjualan.
2. Publisitas
Public Relation (PR) merupakan proses menjalin relasi dengan perusahaan dengan
tujuan memperoleh publisitas atau nama baik yang menguntungkan, mengupayakan
citra korporasi terhadap khalayak yang lebih bagus dan mengatasi serta menghapus
rumor, cerita dan peristiwa yang tidak menguntungkan
3. Promosi Penjualan
Promosi penjualan sebagai insentif jangka pendek dalam aktivitas promosi dengan
tujuan untuk meningkatkan minat konsumen. Target promosi penjualan sangat beragam
diantaranya menaikkan keuntungan jangka pendek, mencari konsumen dengan memberi
kepercayan terhadap produk yang dijual, dan menyimpan lebih banyak inventori .
4. Pemasaran langsung
Hubungan langsung dengan pelanggan individu yang di target secara seksama
dengan baik. Hubungan antara konsumen dan produsen mendapat tanggapan ataupun
membina interaksi dengan pelanggan yang berlangsung lama. Sehingga pemasaran ini
memberi manfaat kepada pembeli dalam banyak cara, diantaranya
· Nyaman,
· Pembeli menjadi mudah berinteraksi serta personalitas,
· Calon pembeli mdapatlkan akses juga opsi produk yang lebih banyak
