Kepuasan pasien adalah keluaran dari layanan kesehatan dan suatu
perubahan dari sistem layanan kesehatan yang ingin dilakukan tidak mungkin
tepat sasaran dan berhasil tanpa melakukan pengukuran kepuasan pasien. Karena
hasil pengukuran kepuasan pasien akan digunakan sebagai dasar untuk
mendukung perubahan sistem layanan kesehatan, perangkat yang digunakan untuk
mengukur kepuasan pasien itu harus handal dan dapat dipercaya (Supranto, 2011).
Pengukuran kepuasan pasien pada fasilitas layanan kesehatan tidak mudah,
karena layanan kesehatan tidak mengalami semua perlakuan yang dialami oleh
pasar biasa. Dalam layanan kesehatan, pilihan-pilihan yang ekonomis tidak jelas.
Pasien tidak mungkin atau sulit mengetahui apakah layanan kesehatan yang
didapatnya optimal atau tidak. Apabila fasilitas layanan kesehatan dianggap
sebagai produsen suatu layanan kesehatan, akan dijumpai suatu rentetan dari
struktur dan proses. Di dalam struktur terdapat gedung, peralatan, obat, profesi
layanan kesehatan, prosedur, kebijaksanaan, organisasi dan lain-lain. Sedangkan
proses akan menyangkut penyelenggaraan pelayanan kesehatan itu sendiri.
Keluaran akan menghasilkan sesuatu untuk kepentingan pasien dan penyelenggara
dari layanan kesehatan itu
