Kepuasaan pasien merupakan suatu tingkat perasaan pasien yang
timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya
setelah pasien membandingkanya dengan hal yang diharapkan
(Imbalo,2006 dalam Nursalam,2011). Kepuasaan pasien adalah hasil dari
pasien bahwa produk atau pelayanan telah memberikan tingkat
kenikmatan dimana tingkat pemenuhan ini bisa lebih atau kurang. Pasien
akan merasa puas apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya
sama atau melebihi harapanya dan sebaliknya, ketidakpuasaan kecewa
pasien akan muncul apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya
tidak dengan harapanya.
Kepuasaan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul
akibat kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien
membandingkanya dengan apa yang diharapkanya (Imbalo,2011).
Menurut Yunista (Hasan,2016) memahami kebutuhan dan keinginan
pasien adalah hal penting yang mempengaruhi kepuasaan pasien, pasien
yang merasa puas merupakan aset yang sangat berharga karena apabila
pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa
pilihanya, tetapi jika merasa tidak puas mereka akan memberikan dua kali
lebih hebat kepada orang lain tentang pengalaman buruknya.
Menurut Muninjaya (2011) ada 5 kepuasaan pasien yaitu :
1) Keandalan (realibility)
2) Jaminan (assurance)
3) Bukti fisik (tangible)
4) Empati (empathy)
5) Cepat tanggap (responsiveness
