Menurut Kotler dan Keller (2009:403) dalam jurnal Kurniawati,
Suharyono, dan Kusumawati (2014) citra merek adalah persepsi dan
keyakinan yang dipegang oleh konsumen, seperti yang di cerminkan
asosiasi yang tertanam dalam ingatan konsumen yang selalu di ingat
pertama kali saat mendengar slogan dan tertanam di benak konsumennya.
Menurut Kotler dan Keller (2012:248) dalam jurnal Zainuddin (2018)
“ Brand Imagery describes the extrinsic properties of the product or
service, including the ways in which the brand attempts to meet customers
psychological or social needs”. Brand Image menggambarkan sifat
ekstrinsik dari suatu produk atau jasa termasuk cara dimana merek
berusaha memenuhi kebutuhan psikologis atau sosial pelanggan.
Menurut Kotler dan Armstrong (2012:80) menyatakan “brand image
adalah himpunan keyakinan konsumen mengenai berbagai merek”.
Brand image atau brand description merupakan deskripsi tentang asosiasi
dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu.
Berdasarkan teori di atas dapat disimpulkan bahwa citra merek
merupakan serangkaian kepercayaan dan persepsi konsumen yang coba
diciptakan oleh produsen tentang merek tertentu sehingga merek tersebut
melekat di benak konsumen.
