Person-organization fit telah didefinisikan dalam beberapa cara termasuk
kesesuaian nilai, kesesuaian sasaran, dan kecocokan antara kebutuhan karyawan
(Ahmadi et al., 2014).
Menurut Edwards & Bilsberry (2010), person-organization fit yaitu
kecocokan karyawan dengan organisasi yang berhubungan dengan ukuran nilai-
nilai dan perilaku seseorang terhadap kesesuaian dengan budaya organisasi atau
perusahaan. Kristof menulis dalam personel psychology tentang apa yang disebut
kesesuaian dengan organisasi adalah “kompabilitas (keadaan penyesuaian diri)
yang terjadi ketika satu entitas menghidangkan sesuatu yang dibutuhkan oleh
pihak lain, saling berbagi karakteristik yang serupa, atau gabungan dari
keduanya.” (Bakrie dkk., 2014).
Selanjutnya, Kristof dalam Astuti (2010) mengartikan kesesuaian tersebut ke
dalam empat konsep, yaitu kesesuaian nilai (value congruence), kesesuaian tujuan
(goal congruence), pemenuhan kebutuhan karyawan (employee need fulfillment),
dan kesesuaian karakteristik kultur-kepribadian (culture personality congruence)
