Unsur-unsur dalam Novel

Unsur-unsur pada sebuah novel terdiri dari unsur intrinsik dan ekstrinsik
a. Unsur Intrinsik
Berikut ini adalah penjelasan unsur-unsur intrinsik yang terdapat pada novel:
1) Tema
Tema merupakan pokok-pokok permasalahan yang terdapat dalam sebuah
cerita dalam novel yang telah dibuat oleh pengarang.
2) Penokohan
Penokohan merupakan pemberian watak atau karakter kepada setiap
pelaku dalam sebuah cerita. Para tokoh bisa diketahui karakternya dari ciri
fisik, lingkungan tempat tinggal, dan cara bertindaknya.
3) Alur
Alur merupakan rangkaian-rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya
suatu cerita dalam novel. Alur dibedakan menjadi dua bagian, yaitu alur
maju dan alur mundur. Alur maju merupakan peristiwa yang bergerak
secara bertahap berdasarkan urutan kronologisnya menuju alur cerita. Alur
mundur merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi karena ada kaitannya
dengan peristiwa yang sedang berlangsung. Tahap alur meliputi
pengenalan, penampilan masalah, pemunculan konflik, puncak
ketegangan, peleraian, dan penyelesaian.
Menurut Nurgiantoro (dalam Lailatul Rohmah, 2019: 23) pembedaan alur
berdasarkan kriteria urutan waktu yang pertama disebut sebagai alur lurus,
alur sorot balik dan alur campuran.
a) Alur Lurus (Progresif)
Alur lurus biasa juga di sebut dengan alur maju ialah sebuah alur yang
memiliki klimaks di akhir cerita dan merupakan jalinan/rangkaian
peristiwa dari masa kini ke masa lalu yang berjalan teratur dan
berurutan sesuai dengan urutan waktu kejadian dari awal sampai
akhir cerita. Secara runtut, cerita dimulai dari tahap awal,
(penyituasian, pengenalan, pemunculan konfliks), tengah (konflik
meningkat, klimaks), dan akhir (penyelesaian).
b) Alur Sorot – Balik (Flashback)
Alur sorot balik (flashback) adalah alur yang terjadi karena pengarang
mendahulukan akhir cerita dan setelah itu kembali ke awal cerita.
Pengarang bisa memulai cerita dari klimaks kemudian kembali ke
awal cerita menuju akhir. Pada alur ini, cerita diawali dengan
pertentanganyanng sudah meninggi.
c) Alur Campuran
Alur yang diawali klimaks, kemudian melihat lagi masa lampau dan
dilanjutkan sampai pada penyelesaian yang menceritakan banyak
tokoh utama sehingga cerita yang satu belum selesai kembali ke awal
untuk menceritakan tokoh yang lain.
4) Gaya Bahasa
Gaya bahasa merupakan alat utama pengarang untuk menjelaskan atau
menggambarkan serta menghidupkan cerita secara estetika.
5) Latar atau Setting
Latar merupakan penggambaran terjadinya suatu peristiwa dalam sebuah
cerita meliputi waktu, tempat, dan suasananya.
6) Sudut Pandang
Sudut pandang merupakan penempatan diri pengarang dan juga cara
pengarang dalam melihat berbagai macam kejadian atau peristiwa dalam
cerita yang dipaparkan kepada para pembaca.
7) Amanat
Amanat merupakan pesan yang disampaikan, yang terdapat dalam cerita
dalam sebuah novel.
b. Unsur Ekstrinsik
Selain unsur intrinsik novel juga memiliki unsur ekstrinsik.
1) Sejarah atau Biografi Pengarang
Biasanya sejarah atau biografi pengarang sangat berpengaruh pada jalan
cerita yang terdapat dalam novel.
2) Situasi dan Kondisi
Situasi dan kondisi secara tidak langsung maupun langsung akan
berpengaruh kepada hasil karya novel.
3) Nilai-nilai dalam Cerita
Dalam sebuah karya sasatra mengandung nilai-nilai yang dapat disisipkan
oleh pengarangnya