Cultural stereotypes (stereotip kultural) adalah keyakinan tentang jenis
kelamin yang dikomunikasikan melalui media massa, agama, seni dan literatur
(sastra). Sedangkan Personal stereotype (stereotip personal) adalah keyakinan kita
tentang atribut suatu kelompok orang, seperti kelompok wanita dan pria (Taylor et
al., 2009: 415). Riset menunjukkan bahwa pria umumnya dinilai lebih tinggi
ketimbang wanita dalam hal ciri-ciri yang berhubungan dengan kompetensi dan
keahlian, seperti kepemimpinan objektivitas, dan independensi (Deaux &
LaFrance, 1998). Sebaliknya, wanita biasanya dinilai lebih tinggi dalam ciri-ciri
yang berhubungan dengan kehangatan dan ekspresi, seperti kelembutan dan
kepekaan terhadap perasaan orang lain. Sejak pertengahan 1970-an, ada banyak
perubahan dalam peran wanita di AS, termasuk peningkatan dramatis jumlah
wanita yang bekerja di luar rumah. Akan tetapi, meski ada perubahan, stereotip
tentang atribut pria dan wanita masih tak berubah (Spence dan Buckner, 2000).
Sumber: Handayani & Sugiarti (2001: 6)
Riset Lintas kultural menemukan bahwa elemen inti dari stereotip gender cukup
mirip di banyak Negara
