Secara garis besar, pengertian kinerja keuangan adalah hasil kerja
berbagai bagian dalam suatu perusahaan yang dapat dilihat pada kondisi
keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu terkait aspek penghimpunan
dan penyaluran dana yang diniliai berdasarkan indikator kecukupan modal,
likuiditas, dan profitabilitas perusahaan.
Fahmi (2012:2) menjelaskan bahwa kinerja keuangan adalah gambaran
tentang keberhasilan perusahaan berupa hasil yang telah dicapai berkat
berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Kinerja keuangan merupakan suatu
analisis untuk menilai sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan
aktivitas sesuai aturan-aturan pelaksanaan keuangan. Menurut Rudianto
(2013:189) kinerja keuangan adalah hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh
manajemen perusahaan dalam mengelola asset perusahaan secara efektif
selama periode tertentu. Kinerja keuangan sangat dibutuhkan oleh perusahaan
untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat keberhasilan perusahaan
berdasarkan aktivitas keuangan yang telah dilaksanakan.
Pada dasarnya, laporan kinerja keuangan sangat bermanfaat untuk sebuah
perusahaan. Informasi kinerja keuangan dapat dimanfaatkan dalam beberapa
hal berikut yaitu:
1. Digunakan untuk dasar penetuan strategi perusahaan untuk masa
mendatang.
2. Mengukur prestasi yang dicapai oleh perusahaan dalam suatu periode
tertentu yang mencerminkan tingkat keberhasilan dari pelaksanaan
kegiatannya.
3. Menilai kontribusi suatu bagian dalam pencapaian tujuan perusahaan
secara keseluruhan.
4. Dasar penentuan kebijaksanaan penanaman modal agar bisa
meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.
5. Melihat kinerja perusahaan secara keseluruhan.
6. Memberi petunjuk dalam pembuatan keputusan dan kegiatan
perusahaan pada umumnya dan divisi perusahaan pada khususnya
